News

Bukit Parombunan Sibolga Terbakar Lagi

SIBOLGA, FaseBerita.ID – Bukit Parombunan kembali terbakar, Minggu (28/2). Kali ini, kebakaran terjadi di bukit yang berada di Jalan Walet.

Menurut keterangan warga, api mulai terlihat berkobar sekira pukul 19.15 WIB. Lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar setengah hektare.

Ada 4 unit mobil Pemadam Kebakaran yang dikerahkan untuk memadamkan api. Api baru dapat dipadamkan sekira pukul 19.40 WIB. Belum diketahui penyebab kebakaran. Pihak Kepolisian masih melakukan penyelidikan.

“Akibat terjadinya kebakaran lahan tersebut, tidak ada menimbulkan korban jiwa dan korban luka terhadap masyarakat maupun terhadap unsur petugas yang ada di lokasi. Demikian juga halnya tidak ada kerusakan terhadap harta benda milik warga setempat,” terang Kapolres Sibolga AKBP Triyadi dalam keterangan persnya melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin.

Pada kesempatan itu, polisi mengimbau agar masyarakat menghindari perbuatan yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

“Seperti membuka lahan dengan cara membakar. Kemudian, membuang api rokok sembarangan, membakar sampah di lokasi yang mudah terbakar,” imbuh Sormin.

Sebelumnya itu semak belukar di perbukitan Parombunan yang berada di Jalan Sudirman, Kelurahan Aek Parombunan, Sibolga Selatan juga terbakar, Senin (22/2) lalu.

Menurut keterangan warga, kebakaran diduga disebabkan adanya kegiatan pembukaan lahan. Api mulai terlihat sekira pukul 17.30 WIB.

Selanjutnya personil BPBD Damkar dengan 4 unit mobil pemadam kebakaran, bersama personil Polsek Sibolga Selatan tiba dilokasi, untuk memadamkan api dan mengamankan seputaran lokasi.

Api akhirnya pada dengan sendirinya sekira pukul 04.00 WIB dini hari. Tidak ada korban jiwa pada kebakaran tersebut. Begitu juga dengan kerugian materiil.

Tak hanya itu, pada Minggu (21/2), kebakaran juga melanda perbukitan daerah Panomboman, Kelurahan Sibolga Ilir, Sibolga Utara, tepatnya di atas pekuburan umum Panomboman.

Menurut keterangan warga sekitar, api mulai terlihat sekira pukul 19.00 WIB. Dan penyebab kebakaran diduga karena cuaca kemarau. “Diduga penyebab kebakaran perbukitan Panomboman karena cuaca ekstrim suhu panas,” kata Kapolres Sibolga AKBP Triyadi dalam keterangannya melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin saat itu.

Beberapa menit kemudian, petugas Pemadaman Kebakaran (Damkar) tiba di Jalan Sibolga-Barus, Panomboman. Karena titik api berada sekitar 700 Meter dari jalan raya, sehingga petugas Damkar kesulitan menjangkaunya.

Meski tak dapat menjangkau titik api, 4 unit mobil Damkar yang dikerahkan tetap standby di lokasi. Guna mengantisipasi api merembet lebih luas lagi.

“Upaya pemadaman api terkendala dikarenakan medan menuju perbukitan tersebut yang sulit dijangkau dan selang pemadam tidak dapat menjangkau lokasi kebakaran. Dikarenakan lokasi kebakaran berjarak lebih kurang 700 M dari jalan raya. Kobaran api sudah mulai mengecil dan mobil BPBD (Damkar) tetap melakukan standby di lokasi kebakaran, mengantisipasi kobaran api merembet perbukitan,” ungkapnya.

DIjelaskan, polisi mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, mengingat cuaca saat ini sedang kemarau dengan suhu panas yang tergolong ekstrim.

“Diimbau kepada masyarakat, saat ini musim kemarau agar tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan dan perhatikan bahwa api benar-benar padam apabila ditinggalkan. Jangan membuang puntung rokok yang masih menyala. Tidak melakukan pembakaran sampah di perbukitan,” imbuhnya. (ts/fabe)