News

Bukit Panomboman Sibolga Terbakar: Kemarau, Jangan Bakar Sampah Sembarangan

FaseBerita.ID – Kebakaran perbukitan kembali terjadi di Sibolga. Kali ini, api membakar sebuah perbukitan di daerah Panomboman, Kelurahan Sibolga Ilir, Kecamatan Sibolga Utara, tepatnya di atas pekuburan umum Panomboman, Minggu (21/2).

Menurut keterangan warga sekitar, api mulai terlihat sekira pukul 19.00 WIB. Dan penyebab kebakaran diduga karena cuaca kemarau. “Diduga penyebab kebakaran perbukitan Panomboman karena cuaca ekstrim suhu panas,” kata Kapolres Sibolga AKBP Triyadi dalam keterangannya melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin.

Beberapa menit kemudian, petugas Pemadaman Kebakaran (Damkar) tiba di jalan Sibolga-Barus, Panomboman.
Karena titik api berada sekitar 700 Meter dari jalan raya, sehingga petugas Damkar kesulitan menjangkaunya.

Meski tak dapat menjangkau titik api, 4 unit mobil Damkar yang dikerahkan tetap standby di lokasi. Guna mengantisipasi api merembet lebih luas lagi.

“Upaya pemadaman api terkendala dikarenakan medan menuju perbukitan tersebut yang sulit dijangkau dan selang pemadam tidak dapat menjangkau lokasi kebakaran. Dikarenakan lokasi kebakaran berjarak lebih kurang 700 M dari jalan raya. Kobaran api sudah mulai mengecil dan mobil BPBD (Damkar) tetap melakukan standby di lokasi kebakaran, mengantisipasi kobaran api merembet perbukitan,” ungkapnya.

Tidak ada korban jiwa pada kebakaran tersebut. Begitu juga dengan keruigian materiil warga sekitar.

Meski demikian, polisi mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, mengingat cuaca saat ini sedang kemarau dengan suhu panas yang tergolong ekstrim.

“Diimbau kepada masyarakat, saat ini musim kemarau agar tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan dan perhatikan bahwa api benar-benar padam apabila ditinggalkan. Jangan membuang puntung rokok yang masih menyala. Tidak melakukan pembakaran sampah di perbukitan,” imbuhnya.

Amatan, arus lalu lintas di sekitar Panomboman sempat mengalami kemacetan panjang. Mengingat saat itu merupakan hari libur, sehingga jumlah kendaraan yang melintas mengalami peningkatan. Baik dari arah Sibolga menuju Barus dan begitu juga arah sebaliknya. (ts/fabe)