News

BPODT Jadwalkan Sports Tourism Triathlon di Samosir

SAMOSIR, FaseBerita.ID – Setelah olahraga ekspedisi Kayak di Danau Toba, Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba (BPODT) menjadwalkan event Sports Tourism Triathlon di Pulau Samosir, Danau Toba, September tahun ini.

Event olahraga Triathlon berupa berenang, bersepeda, dan berlari sekaligus dalam satu kompetisi. Rencananya, BPODT akan melibatkan atlet nasional maupun internasional. Namun, kemarin muncul informasi, tim mencoret olahraga berenang dari event itu.

“Triathlon berenangnya, mereka tidak mau,” ungkap Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi kepada wartawan di Medan, Kamis (5/9/2019). Hal itu disampaikan Tim Triathlon kepada Edy, usai melakukan pengecekan venue ke danau terbesar di Asia Tenggara itu. Alasan penolakan, terkait kualitas air Danau Toba yang dinilai kurang bersih.

“Lari dan sepeda dia mau. Untuk berenang, mereka menolak usai cek airnya. Harus perlu dibersihkan si air itu,” sebut Edy. Apakah menurunnya kualitas air Danau Toba disebabkan budi daya ikann Keramba Jaring Apung (KJA) dan limbah lain? Edy enggan mengungkapkan.

“Saya belum tanya. Pastinya kurang bersih. Isu lingkungan? Mungkin saja,” katanya.

Dikonfimasi soal pernyataan tim triathlon menolak olahraga berenang, Direktur Utama (Dirut) BPODT, Arie Prasetyo, balik bertanya siapa yang menyatakan. “Kata siapa?” tanya Arie saat dikonfirmasi melalui Whatsapp.

Saat dijawab informasinya datang dari Gubernur Sumut, Arie enggan menjawab pertanyaan lain. Sebelumnya, Arie Prasetyo mengungkapkan, BPODT akan menggelar Triathlon Danau Toba, berlokasi di Samosir.

“Dengan wisata olahraga ini, Danau Toba bangkit dan ekonomi masyarakat bangkit,” kata Arie di Samosir, Juli lalu. Even Triathlon rencananya akan digelar September tahun ini, melibatkan pihak terkait dan sejumlah negara.

Tujuannya, mendongkrak kunjungan wisatawan ke Danau Toba. “Danau Toba memiliki lokasi yang baik. Jadi kita perlu meningkatkan Sport Tourism atau Pariwisata Olahraga. Tahun lalu kita sudah membuat acara bersepeda dan lari. Kemudian olahraga Kayak mengelilingi Danau Toba sejauh 135 kilometer,” kata Arie.

Menurut Arie, olahraga air banyak diminati oleh wisatawan lokal maupun mancanegara serta masyarakat umum. Meski demikian, kegiatan Sport Tourism di perairan Danau Toba tetap harus mengikuti prosedur keamanan dan melihat kondisi cuaca.

Selanjutnya, BPODT merancang Triathlon. Triathlon adalah olahraga yang menggabungkan tiga cabang olahraga yakni, renang, lari sprint, dan bersepeda. Sebagai bentuk keseriusan menggelar event olahraga ini, pihaknya mengundang atlet Triathlon dari Amerika Serikat dan Singapura guna melihat lokasi untuk dijadikan venue di Samosir.

“Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, nantinya mereka akan berenang sekitar 2 kilometer, tidak jauh dari pesisir. Untuk lari tidak ada masalah. Kalau bersepada, masih ada PR atau pekerjaan rumah yaitu soal jalan. Namun masalah itu sedang dikerjakan oleh Kementerian PU,” tutup Arie. (gus/smg)

iklan usi