News

Boy Iskandar Warongan: Berbondong-bondong ke Kantor Lurah Membahayakan Warga

SIANTAR, FaseBerita.ID – Mengundang warga datang ke kantor lurah sampai berdesakan, dinilai sebagai kebijakan Pemko Siantar yang fatal dan tidak mengindahkan larangan dalam menghadapi Pandemi Covid 19. Dimana anjuran dari pemerintah pusat untuk menghindari keramaian dan juga di rumah saja.

“Saya bilang amatir dimana seharusnya Pemko menyelesaikan masalah ini malah menambah masalah. Disinilah bentuk Pemko Siantar yang amatir dengan memberikan contoh yang sangat tidak proporsional,” ujar anggota DPRD Kota Pematangsiantar Boy Iskandar warongan, Jumat (24/4/2020)

Wakil ketua komisi I DPRD kota Pematangsiantar ini juga menyayangkan adanya kegiatan pemungutan data penerima di tengah-tengah memberikan bantuan.

“Bagai mana tidak, sekda sudah saya telepon, hanya bilangnya nanti kita perbaiki jawaban dari sekda. Dan disinilah bentuk ketidak adanya kepedulian pemerintah di mana di situ mau di bagi di situ pulak didata. Emang pendataan untuk penerima BPNT maupun PKH yang selama ini di lakukan asal-asalan,” terangnya sembari mengatakan seharusnya kelurahan itu tinggal penyalur, tidak ada lagi verifikasi data seharusnya biar cepat. Karena data sudah dari RT, jadi birokrasi pendek.

Boy menegaskan, dengan datangnya warga berbondong-bondong ke kantor lurah,  berpotensi  mempercepat penyebaran virus Covid 19.

“Seharusnya dari kelurahan itu memberikan ke RT agar di bagikan ke masyarakat melalui door to door. Disinilah bentuk ketidak percayaan masyarakat kepada pemerintah kota Pematangsiantar sehingga masyarakat memilih langsung ke kantor lurah,” ujarnya. (mag 04/fi)