News

BOT Pola Mengembangkan Kawasan Danau Toba

Dia menyebutkan, pola BOT memungkinkan investor mendirikan bangunan berupa gedung perkantoran, apartemen, pusat perbelanjaan, rumah toko, hotel, serta bangunan lainnya untuk masa waktu yang diperjanjikan. Setelah masa perjanjian berakhir, investor mengalihkan kepemilikan atas bangunan tersebut kepada pemegang hak atas tanah.

“Ini benar-benar sangat membantu serta menggairahkan investor. Apalagi dengan dukungan keringanan pajak. Contohnya saja, event MotoGp di Lombok 2021 yang akan menyedot jutaan turis, pasti akan dibangun banyak hotel di sana. Siapa yang sanggup membangun hotel tanpa keringanan pajak di sana nantinya,” sambungnya.

Mombang juga menyarankan agar masyarakat diseputaran kawasan Danau Toba, tidak melakukan transaksi jual lepas atas tanah milik kepada investor.

“Kita juga menghimbau agar masyarakat yang tinggal dikawasan Danau Toba tidak menjual lepas tanah milik sebagi asset. BOT saja. Jika jual lepas, apa lagi keunggulan kita yang tinggal di kawasan Danau Toba yang sangat indah ini. Di Bali umumnya, terutama tanah dipinggiran dengan view laut semuanya berstatus BOT,” tandasnya. (sht/osi)



Laman sebelumnya 1 2