News

Bolos Sekolah, 44 Pelajar Hormat Bendera

SIANTAR, FaseBerita.ID – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Siantar kembali menggelar razia untuk yang kedua kalinya. Hasilnya 44 pelajar dari berbagai sekolah terjaring pada Kamis (22/8/2019) sekira Jam 09.00 wib.

Sugiarto selaku Sekertaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengatakan bahwa razia itu adalah realisasi atas intruksi dari gubernur Sumatera Utara menterjemahkan Sumut bermartabat dan menindaklanjuti HUT ke 74 RI bahwa SDM Indonesia unggul.

“Kita ingin anak-anak sekolah benar-benar pergi dari rumah untuk sekolah. Ternyata, setelah dicek banyak yang bolos sekolah,” katanya.

“Mereka diamankan dari Warnet dan tempat biliar. Semuanya ada 44 pelajar yang kena razia,” ujarnya.

Setelah semuanya didata, pihaknya kemudian menghubungi pihak sekolah untuk menjemput siswanya yang bolos.

“Kita lakukan pembinaan, wawasan kebangsaannya, fisik dan Push Up dan Penghormatan bendera merah putih. Kita tidak ada melakukan kekerasan verbal maupun kekerasan fisik kepada pelajar. Harapan kami, kegiatan ini akan terus berlanjut,” terangnya.

“Sebenarnya kita prihatin dengan kondisi siswa di Kota Siantar yang banyak ditemukan yang bolos sekolah,” ujarnya.

Sugiarto menambahkan, pihaknya sudah memberikan imbauan kepada pemilik Warnet dan biliar agar tidak menerima pelanggan dari kalangan pelajar di saat jam sekolah. Dengan membiarkan mereka bermain, sama saja mendukung anak pelajar tersebut untuk bolos sekolah.

Kepada pihak sekolah juga diminta untuk lebih meningkatkan pengawasan dan pembinaan kepada siswanya.

Orangtua Menangis

Sementara itu, salah seorang orangtua dari siswa tersebut tampak menangis setelah melihat anaknya kena razia bolos sekolah. Si ibu tersebut terlihat sedih, karena ia selalu berpesan kepada anaknya agar bagus-bagus sekolah dan tidak bolos.

“Apa yang kurang aku buat samamu? Semua kebutuhanu aku usahakan. Yang penting bagus-bagus sekolah kau,” kata ibu pelajar tersebut.

“Kau seringnya cerita sama aku, biar kau pingin sekolah tinggi. Tetapi kenapa bisa kau cabut nak,” katanya lagi sembari memeluk anaknya. (mag03/mag04)