News

Bocah Hilang di Sungai Itu Ditemukan Tak Bernyawa

PALUTA, FaseBerita.ID – Upaya pencarian Rehan, bocah 7 tahun yang diduga hanyut saat mandi bersama temannya di Sungai Barumun pada Minggu (25/8/2019) sore lalu membuahkan hasil.

Namun anak kelas satu sekolah dasar itu telah meninggal dunia. Tubuhnya ditemukan enam kilometer dari lokasi awal, tersangkut pada tumpukan pelepah.

Dari informasi yang dihimpun, ada delapan anak pada sore itu secara rombongan dari kampung mereka di Afdeling I Aek Desa Jambu Tonang, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Padanglawas Utara. Mereka menumpangi truk milik PT BAS, perusahaan perkebunan di desa mereka, untuk mandi bersama di Sungai Barumun yang masuk ke wilayah Desa Gunung Manaon.

Belakangan, setelah mereka selesai mandi dan hendak menaiki mobil. Salah seorang dari mereka merasa ada yang kurang dari kelompoknya. Mereka pun merasa bahwa Rehan masih tertinggal. Dan anak-anak itu kemudian kembali menyusul ke arah sungai. Ternyata, pakaian Rehan masih tertinggal di tepian sungai. Yang menyiratkan anak tersebut belum naik dari batang sungai.

Sejak Minggu sore itu, mereka pun menduga Rehan telah hanyut. Dan pencarian pun dimulai. Hingga hari ini, Selasa (27/8/2019). Tepatnya pukul 10.30 Wib. Sesosok tubuh terperonggok dengan pelepah kelapa di tengah sungai yang bersedimen lumpur itu. Masih mengenakan celana pendek jingga, tanpa baju.

Tubuh itu ditemukan berjarak enam kilometer ke hulu dari tempat dimana Rehan dinyatakan hilang Minggu sore lalu. Tepatnya masuk dalam wilayah Desa Martujuan, kecamatan yang sama. Dan tubuh itu dipastikan merupakan Rehan, anak dari Untung Wijaya.

Baca juga: Bocah 7 Tahun Hilang saat Mandi-mandi di Sungai Batang Barumun

“Adapun jarak TKP awal korban hanyut dengan penemuan korban kurang lebih radius 5 kilometer tepatnya di sungai Barumun di wilayah Desa Martujuan Kecamatan jung Batu Kabupaten Paluta.” ungkap Kapolsek Padangbolak AKP Zulfikar.

Selanjutnya korban langsung diangkat dengan menggunakan sarana perahu sampan oleh tim penyelamat dari Posek Padangbolak, Koramil dan BNPB serta warga setempat. korban langsung dibawa ke rumah orangtuanya yang berada di Afdeling I Aek Sigala-gala, PT BAS, Desa Jambu Tonang. (san)