News

Bios 44, Maksimalkan Produktivitas Tani di Lokasi TMMD

PALAS, FaseBerita.ID – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 0212/TS, Kamis (18/7/2019) sosialiasikan penggunaan cairan Bios 44 untuk peningkatan hasil pertanian para petani di Desa Hutaraja Lamo dan Mondang, Kecamatan Sosa, Kabupaten Tapanuli Selatan, sebagai lokasi TMMD ke 105 ini.

Bios 44 diketahui merupakan senyawa temuan prajurit TNI dari Gapo Army Team of Research (Gator). Berguna untuk menormalisasi lahan atau mengantisipasi kebakaran pada lahan gambut. Juga sangat baik bagi budidaya perikanan dan pengembangannya.

Dalam sosialisasi ini, Kapten Inf Chairul M yang merupakan Pasiter di Kodim 0304/Agam sebagai narasumber. Dia memperkenalkan tentang Bios 44 beserta kelebihannya, kepada masyarakat dua desa di lokasi TMMD ini.

“Bios 44 kata Chairul merupakan temuan prajurit TNI yang sudah mempunyai hak paten dari Kemenkum HAM. Cairan ini selain dapat mencegah kebakaran lahan gambut, juga digunakan untuk mengurai tanah tandus menjadi subur, selain itu juga dapat dipergunakan untuk perikanan.” Katanya dalam soliasasi yang diikuti rastusan masyarakat tani.

Bios 44 ini merupakan perpaduan beberapa mikroorganisme yang disatukan, pada awalnya berfungsi untuk memperkecil hingga menutupi rongga-rongga yang ada pada lahan gambut dalam tempo tertentu. Pembiakan Bios 44 memiliki bahan-bahan sederhana, seperti air, susu bubuk sampai ragi dan gula pasir.

Cairan tersebut membuat lahan gambut tidak akan mudah terbakar. Setelah itu dikembangkan selanjutnya dapat digunakan untuk mengurai tanah tandus menjadi subur. Sekarang temuan prajurit itu bisa digunakan untuk pengembangan budi daya perikanan dan penyubur tanah.

Usai sosialisasi, para narasumber dan peserta langsung menuju lapangan untuk melakukan praktek penggunaan Bios 44 tersebut di kolam ikan. Tujuannya, agar masyarakat mengetahui dan mengerti bagaimana tata cara menggunakan Bios 44 ini.

Agar nantinya Bios 44 bisa digunakan secara luas di Padanglawas, dan daerah lainnya. Dalam sosialisasi ini juga dihadiri Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan, Dinas Pertanian Kabupaten Padanglawas. Selain itu, dua kepala desa Mondang dan Hutaraja Lamo, juga diikuti siswa SMK Jurusan Pertanian di Padang Lawas. (san)

iklan usi