News

Bila Terbukti Ada Mesin Tembak Ikan, Pemko akan Tutup Nauli Game

SIBOLGA, FaseBerita.ID – Menanggapi keluhan masyarakat terkait beroperasinya kembali Nauli Game yang diduga merupakan ajang perjudian berkedok permainan ketangkasan anak, Camat Sibolga Kota Mardi Tanjung dengan tegas mengatakan akan menutup lapak permainan tersebut, bila terbukti masih ada mesin tembak ikan yang digunakan oleh pengelola.

“Kita tutup, pokoknya kalau ada indikasi judi, kita tutup. Pemko tegas dalam penertiban ini. Kalau terbukti menyalahi izin, ada judi (mesin tembak ikan), kita akan tutup,” kata Mardi yang dihubungi via selularnya, Kamis (25/7/2019).

Karena menurutnya, setelah digerebek oleh Walikota Sibolga beberapa waktu lalu, seluruh mesin tembak ikan yang ada dalam gedung yang terletak di Jalan Ahmad Yani tersebut, yang berdekatan dengan kantor Camat Sibolga Kota, telah dikeluarkan. “Waktu itu, mereka informasikan, kemudian mereka melapor sama kita dan anggota trantib kita suruh turun ke lapangan, mereka bilang bukan judi mesin tembak ikan. Karena, waktu pak Wali turun ke sana, gak ada lagi semua (mesin tembak ikan) itu, sudah dikeluarkan semua,” ungkapnya.

Kalau ternyata saat ini masih ada mesin tembak ikan, dia menduga kalau itu dimasukkan belakangan, setelah pihak Pemko selesai survei. “Jadi sekarang, kalau mereka merubah lagi ke model mesin yang lama, kita akan tutup. Kalau ada (mesin tembak ikan), berarti ini baru mereka masukkan lagi,” tegasnya.

Karena menurutnya, izin yang dikeluarkan oleh Pemko Sibolga untuk Nauli Game bukan sebagai lapak judi, melainkan sebagai wahana permainan ketangkasan anak. “Katanya itu bukan perjudian melainkan permainan ketangkasan untuk anak-anak. Karena hadiah yang dijanjikan hanya berupa rokok,” pungkasnya.

Sementara, kalaupun benar hadiah yang dijanjikan pengelola hanya berupa rokok, tetap saja tidak sesuai dengan izin yang diberikan. Karena, menurut aturan yang berlaku, orang dewasa dilarang memberi rokok kepada anak-anak. (ts)

iklan usi