News

Bersama Sukseskan Pilkada Tanjungbalai 2020

FaseBerita.ID – Kejaksaan Negeri Tanjungbalai melaksanakan kegiatan Jumat bincang-bincang diteras Kejaksaan bersama KPU dan Bawaslu Kota Tanjungbalai.

Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungbalai AAG Satya Markandeya mengatakan kegiatan hari ini merupakan salah satu bentuk kegiatan mensosialisasikan kepada masyarakat terkait dengan tugas dari Kejaksaan, KPU dan Bawaslu dalam pelaksanaan Pilkada 2020.

Harapan kami kepada masyarakat agar dalam pelaksanaan Pilkada 2020 menggunakan hak suaranya untuk menentukan dan melaksanakan pesta demokrasi ini dalam pesta demokrasi untuk menunjukkan kedaulatan rakyat di Tanjungbalai, memilih pemimpin ke depan yang pemimpin yang  benar-benar akan membawa tanjung balai  ke depan menjadi lebih baik.

Masyarakat juga harus berperan aktif dalam kegiatan Pilkada 2020 menjaga ketertiban dan juga kepada  petugasnya agar melaksanakan tugasnya sesuai dengan apa yang telah ditentukan dan juga dapat bersikap jujur,adil dan terbuka.

“Kami sepakat Kejari, KPU dan Bawaslu untuk mensukseskan pelaksanaan pilkada 2020 untuk kemajuan Tanjungbalai,” jelasnya.

Dalam Pilkada Tanjungbalai ini kami dari kejaksaan sebagai aparat penegak hukum mempunyai peranan dan ikut aktif dalam pelaksanaan pilkada  dari proses awal hingga akhir.

Di sini kami tidak hanya melakukan suatu penindakan tetapi juga melakukan kegiatan kegiatan yang sifatnya prefentif seperti melakukan sosialisasi, kemudian penyebaran brosur yang akan kami laksanakan  dan kegiatan pengawasan pemantauan terhadap pelaksanaan pilkada 2020.

Sambung Ketua KPU Tanjungbalai Luhut Parlinggoman Siahaan mengungkapkan berdasarkan pengalaman 2019 yang lalu partisipasi masyarakat Kota Tanjungbalai untuk pemilu kemarin itu absensinya sangat tinggi, kemungkinan juga nanti di Pilkada 2020, untuk pemilihan kepala daerah kita prediksi juga antusias yang sangat tinggi.

Senada, Ketua Bawaslu Kota Tanjungbalai Dedy Hendrawan mengungkapkan ada beberapa program untuk mengantisipasi pelanggaran.

Untuk pilkada tahun ini targetnya, bahwa bawaslu bukan hanya sebagai  penindak,tetapi sebagai pencegah terjadinya pelanggaran mulai dari prefentif sejak dini juga kita sudah mengantisipasinya salah satunya yang  sudah dibuat oleh kejaksaan ini  sudah bagian daripada prefentif untuk melaksanakan perbedaaan mensosialisasikan. (ck04/rah/sr)