News

Berkas Kasus Penganiayaan Roy Dolok Saribu Kembali Dilimpahkan ke Jaksa

SIANTAR, FaseBerita.ID-Setelah dilengkapi kembali, Satuan Reserse Kriminal Polres Pematang Siantar kembali melimpahkan berkas kasus penganiayaan sesuai Laporan Polisi nomor: LP/143/III/2020/SU/STR tanggal 10 Maret 2020, ke Jaksa Penuntut Umum di Kejari Pematang Siantar.

Kasat Reskrim Polres Siantar Iptu Nur Istiono saat dikonfirmasi wartawan, Senin (15/6/2020) menjelaskan, berkas kasus atas nama tersangka Poltak G Simangunsong (37) warga Jalan Mufakat, Kelurahan Sukadame Siantar Utara saat ini sudah diterima (P21) oleh jaksa.

“Pelapor adalah korban sendiri, atas nama Roy Doloksaribu (37), warga Jalan Sentosa Atas, Kelurahan Asuhan, Kecamatan Siantar Timur,” katanya Iptu Nur Istiono.

Peristiwa penganiayaan itu, sesuai keterangan pelapor sebut Nur Istiono, terjadi di Balairung Pasar Parluasan, Kelurahan Sukadame, Siantar Utara, pada Senin (09/3/2019) sekira pukul 16.30 Wib.

Terlapor saat itu mendatangi kios tempat berdagang pelapor di Jalan Gotong Royong Pasar Dwikora Pematangsiantar, lalu mengajak pelapor ke tempat jualan terlapor di Balairung Pasar Parluasan, Kelurahan Suka Dame, Siantar Utara.

Namun, ketika keduanya sampai di Balairung Rajawali, Poltak kemudian menuduh Roy telah mengganggu istrinya dan langsung melakukan penganiayaan.

“Akibat kejadian tersebut, pelapor mengalami luka lecet di pelipis kiri, kedua lutut dan sakit di kepala dan badan. Pelapor kemudian membuat pengaduan Mapolres Pematang Siantar dengan barang bukti surat visum,” jelasnya.

Berdasarkan pengaduan Roy tersebut, pada 17 Maret 2020, penyidik Polres Pematang Siantar kemudian memanggil para saksi yang kemudian hadir memberikan keterangan.

“Tanggal 20 Maret 2020, penyidik Sat Reskrim telah melakukan penangkapan terhadap tersangka Poltak Gompuler Simangunsong, dilanjutkan dengan pemeriksaan sebagai tersangka, dan dipersangkakan dengan pasal 351 ayat (1) KUHP,” beber Nur Istiono.

Selanjutnya, 4 hari kemudian, penyidik mengirim berkas perkara tersebut ke JPU di Kejari Pematang Siantar.

“Namun, pada tanggal 3 April 2020, Kejari Pematang Siantar mengembalikan berkas perkara (P19) atas nama tersangka Poltak G Simangunsong, untuk dilengkapi,” katanya.

Berdasarkan itu, polisi memanggil kembali Roy Dolok Saribu selalu korban untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan sesuai dengan petunjuk dari JPU yang dilakukan pada 20 April 2020.

“Kemudian, pada tanggal 24 April 2020, penyidik kembali memanggil saksi-saksi yang dilanjutkan dengan pemeriksaan pada tanggal 28 April 2020 hingga 29 April 2020,” urai Nur Istiono.

Pada bulan Mei 2020, penyidik Polres Siantar telah melengkapi dan mengirim kembali berkas perkara tersebut Kejari Pematang Siantar .

Selanjutnya, pada awal Juni 2020 kemarin, berkas perkara dimaksud dinyatakan lengkap oleh jaksa (P 21) dan selanjutnya berkas dan tersangka diserahkan kepada kejaksaan (P 22) untuk diproses sesuai porsedur.

“Selama ini tersangka memang tidak ditahan, karena bersikap kooperatif. Tapi proses hukum tetap kita jalankan,” jelas Nur Istiono mengakhiri. (Mag-03/fi)