News

Bentuk Sembako Rawan Korupsi, Saut Bangkit Purba Usulkan Bantuan Tunai

SIANTAR, FaseBerita.ID-Anggota DPRD Sumatera Utara Saut Bangkit Purba SE mengusulkan agar bantuan sembako dari Provinsi Sumatera Utara senilai Rp225 ribu diberikan dalam bentuk tunai.

Usulan ini disampaikan Saut Bangkit Purba saat melakukan kunjungan kerja ke Posko Gugus Tugas Covid-19 Pematangsiantar, Kamis (21/5/2020)  guna memonitor bantuan Pemprovsu untuk kota Siantar. Bersama politisi Partai Demokrat ini, hadir juga seluruh Anggota DPRD Sumatera Utara dari dapil pemilihan Siantar-Simalungun.

Usulan ini menurut Saut, mengingat kasus bantuan sembako Pemprovsu ke Kabupaten Simalungun yang bermasalah dalam hal takaran. Hal ini tentu sangat merugikan masyarakat penerima manfaat.

Rombongan DPRD Sumut ini diterima Wakil Walikota Togar Sitorus, Sekretaris Gugus Tugas Kusdianto serta Daniel Siregar juru bicara Gugus Tugas.

Pada intinya, kata Saut, bantuan yang diperuntukkan untuk masyarakat tidak dikurangi.

Sementara Humas Gugus Tugas Pemko Penanganan Covid-19 Siantar Daniel Siregar mengatakan bantuan Pemprovsu untuk warga Pematangsiantar telah diterima  baru berupa kotak sebanyak 21.404, sementara  dana bantuan hingga saat ini belum ditransfer.

Mendengar dana  belum ditransfer Saut Bangkit Purba dan anggota DPRD lainnya mengatakan sangat prihatin dana belum ditransfer mereka akan berupaya agar bisa segera direalisasikan.

Saut Bangkit Purba mengatakan yang terjadi di Simalungun bisa dicontoh    jangan terjadi lagi.

“Bagaimana kita bisa mengontrol bantuan bisa sampai tanpa adanya pengurangan dalam bentuk apapun ujarnya.

Menanggapi usulan Saut Bangkit Purba Daniel Siregar mengatakan hal tersebut terkendala peraturan terutama bagaimana pertanggung jawabannya karena kotak sudah diterima, tinggal menunggu dananya untuk kemudian digunakan membeli sembako untuk dibagikan kepada masyarakat. Jika dijadikan tunai nomenklatur akan berubah dan membutuhkan proses yang panjang untuk mengubahnya.(fi)