News

Belum Ada Pemberitahuan Resmi Pelantikan Walikota Sibolga Terpilih

Sekda: SK Plt Walikota Sibolga Segera Turun

FaseBerita.ID – Masa jabatan Walikota/Wakil Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk/Edi Polo Sitanggang akan berakhir hari ini, Rabu 17 Februari 2021.

Sekretaris Daerah Kota Sibolga Yusuf Batubara, Selasa (16/2) di kantor walikota mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada pemberitahuan resmi soal pelantikan walikota terpilih. “Belum, hingga saat ini belum ada pemberitahuan secara resmi kapan pelantikan,” jelas Sekda.

Menurut pengakuannya, memang Kota Sibolga termasuk di antara tujuh kabupaten kota di Sumatera Utara yang tidak memiliki permasalahan sengketa pilkada di Mahkamah Konstitusi. “Namun begitu belum ada pemberitahuan secara resmi tentang kapan pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Sibolga yang baru,” tegasnya.

Saat dikonfirmasi tentang kekosongan jabatan kepala daerah pasca berakhirnya masa jabatan Walikota dan Wakil Walikota Sibolga yang lama, Sekda menyampaikan bahwa hal ini sudah disampaikan ke pemerintah provinsi. “Mungkin besok (hari ini , red) sudah akan turun SK Pelaksana Tugas (PLT) Walikota Sibolga,” jelasnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sibolga sudah menggelar rapat pleno terbuka penetapan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih, hasil Pilkada Sibolga Tahun 2020, Kamis (21/1/2021) lalu.

Acara yang digelar di Aula Topas Hotel Wisata Indah, Sibolga, dihadiri Sekretaris Daerah Kota Sibolga, Muhammad Yusuf Batubara, Bawaslu dan unsur Forkopimda, pasangan calon terpilih Jamaluddin Pohan dan Pantas Maruba Lumban Tobing, beserta pengurus sejumlah partai pengusul.

Ketua KPU Sibolga Khalid Walid mengatakan, rapat pleno penetapan dilaksanakan sesuai PKPU No 19 Tahun 2020 tentang rekapitulasi hasil penghitungan suara dan penetapan hasil pemilihan Kepala Daerah, berdasarkan Undang-undang No 6 Tahun 2020 tentang pemilihan Kepala Daerah.

Serta, dikeluarkannya surat dari Panitera Mahkamah Konstitusi No 165/4/MK-01/2021 tanggal 20 Januari 2021 perihal keterangan perkara yang teregistrasi terkait Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

“Setelah dicermati dan diamati, tidak ada gugatan untuk pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sibolga Tahun 2020,” ujar Khalid, saat memimpin rapat pleno pentepan calon terpilih.

Dikatakan, pasangan Jamal-Pantas yang diusul oleh partai Nasdem, Gerindra, Demokrat, Perindo, dan PKS, memperoleh sebanyak 27.494 suara atau 53,0 persen dari total suara sah pada Pilkada Sibolga tanggal 9 Desember 2020 lalu.

Di akhir rapat pleno penetapan, KPU menyerahkan berita acara dan salinan penetapan kepada Ketua DPRD Sibolga, masing-masing partai pengusul, pasangan calon terpilih, dan Bawaslu Sibolga.

“Satu rangkap untuk DPRD Kota Sibolga, untuk nantinya mendapatkan pengesahan dan penetapan yang akan disampaikan ke Gubernur. Dan, satu rangkap untuk KPU RI,” jelas Khalid. (mis/int)