News

Bau! Sampah Berserakan di Pinggir Jalan Baginda

PALAS, FaseBerita.ID – Tumpukan sampah berserakan di pinggir jalan Baginda Suaduon sejak beberapa hari terakhir. Aroma tak sedap, juga pandangan terkesan jorok bagi pengendara yang melintas.

Pantauan Metro Tabagsel, tumpukan sampah merupakan limbah rumah tangga. Sampah-sampah terbungkus plastik yang diduga sengaja dibuang di tempat tersebut. Padahal disitu tak ada tong sampah atau wadah penampung sampah. Tak jarang, sampah yang berada tepat di bibir jalan ini berterbangan dihembus angin ke badan jalan.

Perlakuan seperti ini kerap ditemui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Pemkab Palas. Faktor minimnya kesadaran warga akan tidak membuang sampah sembarangan, diduga alasan banyaknya persoalan sama ditemui.

Memang, faktor kelengkapan fasilitas juga masih jadi kendala. Terutama ketersediaan tong sampah yang masih terbatas. “(soal buang sampah sembarangan) sama kayak dulu di sekitar Jalan Radio dan di Banjar Raja sana. Kesadaran warga itu masih kurang. Dan memang fasilitas kita juga kurang, tong sampah jelas kurang,” aku Kabid Pengelolaan Persampahan Ongku B Daulay.

Masih seputar sampah, target PAD Rp70 juta pertahun dianggap tak seimbang dengan penyediaan tong sampah. Ditambah pengangkutan seperti truk juga masih minim.

“Retribusi sampah dikutip Rp3.000 per tong sampah dari tiap rumah yang ada tong sampahnya. Itulah untuk PAD. Truk conteiner kurang hanya tinggal 1. Tong sampah hanya 400 setahun. Mobil damtruk pengangkut sampah 2. Jelas kurang mengingat luas wilayah yang harus dilayani,” kata Kabid.

Persoalan lain seperti penanganan sampah di Lapangan Merdeka juga jadi dilema bagi Dinas Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Pemkab Palas. Pasalnya lapangan dikelola Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, yang tentunya PAD-nya juga ditarik melalui dinas tersebut.

Sementara urusan sampah diserahkan kepada dinas lingkungan hidup, yang jelas terbatas fasilitas pelayanan. “Jelas fasilitas kita kurang, kita berharap ini jadi perhatian kita semua,” tukas Ongku. (tan)