News

Banyak Pengusaha Tak Beri Jaminan Kesehatan

KISARAN, FaseBerita.ID – Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan melalui sekretarisnya Nurdin, mengimbau kepada pengusaha pemberi kerja/upah, untuk memberikan jaminan kesehatan dengan melakukan registrasi badan usaha dalam Program JKN-KIS.

Ini disampaikan Nurdin usai menggelar sosialisasi terpadu tentang kepatuhan pemberi kerja dalam Program Jaminan Sosial bagi badan usaha se-wilayah Kabupaten Asahan, bersama BPJS Kesehatan Cabang Tanjung Balai.

“Dengan mendaftarkan karyawannya, pemberi kerja menjamin hak dasar pekerja sehingga produktivitas perusahaan bisa meningkat. Jadinya kan untung sama untung antara pemberi kerja dan pekerjanya. Selain itu, untuk izin usaha sekarang sudah terintegrasi dalam Online Single Submission (OSS) yang mempersyaratkan JKN-KIS. Jadi, mau tak mau badan usaha memang harus terdaftar dalam program ini (JKN-KIS),” ujarnya, Senin (24/6).

Dalam kesempatan ini, dia mengajak seluruh badan usaha di Kabupaten Asahan yang belum teregistrasi dalam Program JKN-KIS, agar secepatnya memperhatikan jaminan kesehatan para pekerjanya.

Sementara, Kepala Bidang Perluasan Peserta dan Kepatuhan BPJS Kesehatan Cabang Tanjung Balai Darwin Sirait  menjelaskan, dalam sosialisasi terpadu tentang kepatuhan pemberi kerja sekarang ini, pengusaha harus mendalami pemahaman bahwa pentingnya Program JKN-KIS.

“Dengan melibatkan seluruh stakeholder dalam edukasi hukum ini, diharapkan kepatuhan registrasi badan usaha dapat meningkatkan,” ungkapnya.

Sebelumnya, kegiatan juga dilaksanakan di Kabupaten Batu Bara pada 18 Juni 2019, di Kisaran pada tanggal 20 Juni dan di Kabupaten Labuhanbatu pada 21 Juni 2019. Pada kesempatan yang sama, salah seorang peserta Supriadi, mengapresiasi adanya kegiatan tersebut.

“Baguslah ada kegiatan ini, karena banyak peraturan yang belum jelas. Misalnya untuk pendaftaran guru yang mengajar dan digaji per jamnya bagaimana kebijakan dari BPJS Kesehatan. Di sini juga ada Disnaker dan unsur lain, jadi bisa bertanya sekaligus. Alhamdulillah, setelah tanya jawab tadi, sekarang sudah jelas. Insya Allah akan kami bicarakan ke pimpinan untuk segera registrasi JKN-KIS,” ungkap perwakilan salah satu yayasan di Kota Kisaran tersebut. (per/ahu)