News

Bakhtiar Ahmad Sibarani: Perusahaan Harus Bayar THR

TAPTENG, FaseBerita.ID– Di tengah masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Bakhtiar Ahmad Sibarani meminta agar seluruh perusahaan di daerah itu membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) keagamaan kepada karyawan/pekerja/buruh masing-masing perusahaan pada tahun 2020 ini.

Hal itu disampaikan Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani melalui Surat Edaran (SE) Nomor 561/1351/2020 Tanggal 13 Mei 2020 tentang Pelaksanaan Pembayaran Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan tahun 2020 dalam masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Perusahaan se – Kabupaten Tapanuli Tengah.

Adapun surat edaran tersebut ditujukan kepada seluruh pimpinan perusahaan/direksi di Kabupaten Tapteng. Dijelaskan, surat edaran tersebut diterbitkan untuk menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Menaker RI) Nomor: M/6/HI.00.01/V/2020 tentang pelaksanaan pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan tahun 2020 di Perusahaan dalam masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Bakhtiar mengatakan, dengan memperhatikan kondisi perekonomian saat ini sebagai akibat pandemi Covid-19 yang membawa dampak pada kelangsungan kebutuhan karyawan/pekerja/buruh, maka diminta kepada direksi/pimpinan perusahaan-perusahaan di Kabupaten Tapteng untuk membayarkan THR pekerjanya.

“Membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) keagamaan tahun 2020 kepada karyawan/pekerja/buruh, dengan besaran sesuai dengan ketentuan peraturan Perundang-undangan yang berlaku, dan di bayarkan pada tahun 2020,”ujar Bakhtiar.

Selain itu, dalam surat edaran yang ditujukan kepada para direksi perusahaan itu, Bakhtiar juga meminta kepada perusahaan di Tapteng untuk memberikan bantuan kepada masyarakat melalui program CSR.

“Memperhatikan dengan berbagi kepada masyarakat yang kurang mampu umumnya masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah dan khususnya yang bertempat tinggal di sekitar lokasi perusahaan saudara melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) atau sebagai tanggung jawab sosial perusahaan,” ucapnya.

“Tetap memperhatikan prosedur/protokol kesehatan pencegahan penularan Corona Virus Disease-2019 (Covid-19), dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19 baik untuk diri sendiri maupun kemungkinan penularan kepada orang-orang di sekitar, termasuk keluarga,” tambahnya.(dh/fi)