News

Bakar Ban di Pinggir Jalan, Demo di Parapat Dibubarkan

Massa Desak Data Ulang Penerima Bansos

PARAPAT, FaseBerita.ID-Aksi aktifis Parapat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon di depan kantor Kecamatan , Rabu( 15/7-2020), dibubarkan polisi.

Penyebabnya, peserta aksi yang membawa keranda itu, melakukan aksi bakar ban di pinggir jalan umum.

Kapolsek Parapat, AKP Irsol menjelaskan, bahwa surat pemberitahuan kepada pihaknya  oleh pendemo hanya melakukan aksi demo ‘Diam’. Namun di lapangan para pendemo melakukan aksi bakar ban.

“Setelah kita lakukan pengecekan dan monitor di lapangan, ternyata para pendemo melakukan aksi bakar ban di depan kantor camat ini. Berarti tindakan massa tidak sesuai dengan surat pemberitahuan disampaikan kepada kita, dan telah mengganggu ketertiban umum. Hinga membuat arus lalu lintas macet  atau  tertanggu. Melihat aksi mereka di luar  surat pemberitahuan, maka kita lakukan pembubaran massa. Sehinga masyarakat atau  pengunjung yang datang ke Parapat tidak merasa ketakutan,” tegas AKP Irsol.

Dijelaskan Irsol, pihaknya menduga aksi demo tersebut ditunggangi oleh oknum -oknum tertentu yang mencari ketenaran pribadi untuk kalangan masyarakat.

Danramil 11 Parapat, Kapten Inf Rudianto menyampaikan siap membackup tugas Kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah objek wisata Parapat.

“Kita  membackup Kepolisian dalam menjaga keamanan masyarakat, sehinga  situasi objek wisata Parapat ini tetap kondUsif,” Kata Kapten Inf Rudianto.

Dalam surat selebaran yang dibagikan para pendemo, tertulis Para pendemo mendesak Bupati Simalungun supaya memerintahkan dinas terkait melakukan pendataan kepada masyarakat agar mendapat bantuan kesehatan dan bantuan sosial.

Mendesak Camat dan Lurah/ Pangulu melakukan pendataan warga yang butuh bantuan sosial, hal pelayanan dan menyampaikan ke dinas terkait atau Pemkab Simalungun.(aos/fi)