News

Bacok Istri, Bangun Purba hanya Dituntut 8 Bulan Penjara

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – Akibat melakukan kekerasan terhadap istrinya, terdakwa Bangun Purba selama 8 bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum.

Tuntutan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum Bary Sugiarto SH di Pengadilan Negeri Simalungun, Selasa (25/6/2019) menyebutkan bahwa perbuatan terdakwa Bangun Purba terbukti bersalah melanggar Pasal 44 (10 Undang-undang No 35 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga ( KDRT).

Atas perbatan terdakwa, JPU meminta kepada majelis hakim menjatuhkan hukuman kepada terdakwa sesuai dengan tuntutan yang dibacakan.

Setelah pembacaan tuntutan, majelis hakim memberi kesempatan kepada terdakwa untuk berbicara.

Atas tuntutan JPU tersebut, terdakwa bermohon agar mengurangi hukuman dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

Mendengar pernyataan terdakwa,  Majelis Hakim Ketua Novarina Manurung SH bersama Hakim Mince Ginting SH dan Aries Ginting SH menunda persidangan hingga minggu depan dengan agenda mendegarkan putusan terdakwa.

Sebagaimana diketahui, penganiayaan tersebut terjadi pada tanggal 1 Maret 2019 sekira pukul 10.00 WIB.

Saat itu Erta br Aritonang yang merupakan istri korban tidak pulang ke rumah. Karena tersulut emosi, terdakwa kemudian menemui istrinya tepat di depan rumah Masi br Sinaga. Di sana terdakwa membacok kaki istrinya hingga mengalami luka dan kemudian dilarikan ke RSU Parapat.

Istri yang tidak terima atas perbuatan terdakwa langsung membuat laporan ke polisi supaya diproses hukum. (ros/pra)