News

ASN Dicokok dari Penginapan Ada Sabu dan Alat Hisap

FaseBerita.ID – Personil Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) mencokok dua tersangka penyalahguna narkotika jenis sabu dari sebuah kamar penginapan di Jalan Lumba-lumba Kelurahan Pancuran Gerobak, Kecamatan Sibolga Kota, Rabu (3/6) lalu sekira pukul 21.30 WIB.

Adalah HPP alias A (40) warga Dusun V Panjamuran Desa Tapian Nauli I Kecamatan Tapian Nauli Tapteng dan AZL (37) warga Jalan Aso-aso No 94 Kelurahan Pancuran Bambu Kecamatan Sibolga Kota yang diamankan dari penginapan Home Stay kamar nomor 4.

Dari kedua tersangka didapatkan barang bukti sebungkus narkotika jenis sabu yang dibungkus plastik bening dengan berat bruto 25 gram, satu set alat hisap sabu, sepuluh butir pil ekstasi warna oranye, dan sebuah dompet warna merah. Satu paket kecil sabu lainnya yang dibungkus dengan plastik bening dengan berat bruto 0,10 gram, turut diamankan.

Penangkapan kedua tersangka bermula dari adanya informasi bahwa di penginapan Home Stay kamar nomor 4, seseorang menyimpan dan menguasai narkotika. Mendapatkan informasi berharga, polisi langsung terjun ke lokasi target.

Setibanya di penginapan Home Stay, polisi memasuki kamar nomor 4 dan menemukan dua orang laki-laki. Kedua tersangka lalu diamankan dan dilakukan penggeledahan badan, namun tidak ditemukan barang bukti apapun.

Tidak kehabisan akal, polisi menggeledah kamar dan menemukan sebuah dompet warna merah yang berisikan sebungkus narkotika jenis sabu dan sebungkus sabu lainnya yang dibungkus dengan plastik bening dengan bruto 0,10 gram,10 butir pil ekstasi warna oranye, serta satu set alat hisap sabu. Tersangka HPP mengaku jika sabu dan pil ekstasi tersebut adalah miliknya. Disamping untuk dipakai, HPP menyebutkan sabu tersebut akan dijual kepada orang lain. Sementara AZL, yang berprofesi sebagai ASN, datang ke penginapan Home Stay hanya untuk menikmati barang haram tersebut.

Penangkapan kedua tersangka itu dibenarkan oleh Kapolres Tapteng AKBP Nicolas Dedy Arifianto. Melalui Paur Subbag Humas Polres Tapteng Ipda J Sinurat, Kapolres mengatakan jika kedua tarsangka telah diamankan di Mapolres Tapteng.

“Untuk penyelidikan lebih lanjut, kedua tersangka bersama barang bukti sementara waktu kita amankan di Mapolres Tapteng,” ujar Sinurat, Rabu (10/6) lalu.

Para tersangka dipersangkakan melanggar pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang tindak pidana narkotika, dengan ancaman kurungan penjara minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun. (tam)