News

Asesmen Psikologi Pejabat Pemkab Tapsel Libatkan Psikologi USU

TAPSEL, FaseBerita.ID – Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu diwakili Sekretaris Daerah Tapsel Parulian Nasution membuka kegiatan Asesmen Psikologi Pemetaan Kompetensi Manajerial Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemkab Tapsel.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada tim USU yang bertugas untuk ikut berfikir dan berbuat bagaimana Tapsel mengarah kepada peningkatan ASN yang lebih profesional, kualitatif dan kompetitif ke depan,” sebutnya diruang rapat Bupati Tapsel, Jalan Prof Lafran Pane, Sipirok, Senin (17/6/2019).

Sekda berharap, peserta untuk dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan serius sehingga hasilnya nanti akan dapat memperoleh pejabat yang memiliki pengetahuan yang cukup berdedikasi dalam membantu pelaksanaan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Tapsel untuk menuju masyarakat Tapsel yang sehat, cerdas dan sejahtera.

Menurut Parulian, tes psikologi diselenggarakan dengan tujuan untuk memaksimalkan upaya pembinaan, dalam rangka meningkatkan profesionalisme ASN sesuai dengan proporsi kemampuan individu sumber daya aparatur dalam memberikan pelayanan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan.

“Perlu kita sadari bahwasanya asesmen tes ini bukanlah hal yang baru tapi hal yang rutinitas dilaksanakan untuk mengukur potensi dalam upaya pengembangan karier sesuai dengan potensi diri masing-masing,” ungkapnya.

Dijelaskan, lantas Pemkab Tapsel melakukan pola asesmen ini semata-mata untuk melihat potensi, minat dan bakat pimpinan OPD agar bisa mengarah kepada the right man on the right job and the right man on the right place.

“Dan ini sesuai dengan regulasi yang ada dalam berdedikasi, loyalitas dan komitmen yang tinggi dalam mengemban tugas pengabdian sehari hari dalam membantu tugas-tugas Bupati Tapsel,” terangnya.

Sehingga ke depan akan mengarah kepada profesionalisme yang kualitatif dan kompetitif. Kemudian materi asesmen ini diarahkan ke psikologi begitu juga pengetahuan umum dan logika untuk mengukur tujuan dan nilai hidup sesuai interest dan skill serta eksperience juga personality masing masing.

Sebelumnya Pahmi Ananda selaku tim psikologi dari Universitas Sumatera Utara (USU), menjelaskan asesmen ini tidak memerlukan persiapan atau kebutuhan khusus. Dan jangan ada rasa terbebani dalam menjalankan tes ini.

“Kami hanya ingin melihat dan memeriksa kondisi dari bapak/ibu yang sebenarnya dan kualitas terbaik. Sekaligus merangkul dan menterjemahkan siapa sebenarnya diri dari bapak/ibu,” ucapnya.

Dari penjelasan tes akan dilaksanakan tiga tahap, yang pertama ujian tertulis, kedua kegiatan diskusi, dan yang terakhir wawancara individual. Turut hadir tim rombongan psikologi USU, Asisten Pemerintahan dan kesejahteraan, dan seluruh pimpinan OPD. (ran)