News

Asahan, Labuhanbatu dan Labura Calon PPK Ikuti Ujian Tes Tertulis

FaseBerita.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Asahan, Labuhanbatu, Labura menggelar ujian tertulis terhadap calon panitia pemilihan kecamatan (PPK) pada pemilihan kepala daerah.

KPU Asahan melaksanakan ujian tertulis bagi 427 peserta dan calon panitia pemilihan kecamatan (PPK) yang akan bekerja sebagai penyelenggara di Pilkada setentak Bupati Asahan September mendatang. Ujian dilaksanakan di aula Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Asahan, Kamis (30/1).

Para peserta ini, menjawab sebanyak100 buah soal diantaranya mengenai undang undang kepemiluan, UUD, pancasila kewarganegaraan hingga pengetahuan umum dalam waktu 90 menit.

“Ujian tertulis ini dilaksanakan untuk mengukur kemampuan peserta terkait pemilu atau pemilihan dan wawasan daerah,” kata Ketua KPU Asahan, Hidayat.

Selanjutnya peserta yang nantinya dinyatakan lulus ujian tertulis akan mengikuti tahapan wawancara, yang rencananya dan dilaksanaakan mulai tanggal 8 sampai dengan 10 Februari 2020 dimana masing-masing peserta di tiap kecamatan akan dirangking dari 1-10.

“Wawancara nanti diambil 10 orang dari tiap kecamatan hasil seleksi ujian tertulis ini. Kemudian setelah wawancara diseleksi lagi menjadi lima orang yang nantinya akan bertugas sebagai PPK di kecamatan masing-masing hingga total perekrutan PPK di 25 kecamatan berjumlah 125 orang,” ujarnya.

Untuk diketahui, Kecamatan Kisaran Timur menjadi kecamatan dengan calon pelamar terbanyak yakni 33 orang, diikuti kecamatan Air Joman 30 orang dan Tanjungbalai 27 orang.

Terpisah, sebanyak 163 Calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) mengikuti seleksi tertulis yang di gelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) di Kampus II Universitas Labuhanbatu Jalinsum Damuli,  Kamis (30/1/2020). Pelaksanaan ujian tertulis itu berdasarkan Berita Acara Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Labuhanbatu Utara Nomor : 22/PP.04.2-8N1223/KPU-Kab/I/2020 tentang hasil administrasi calon anggola panitia pemilihan kecamatan (PPK) dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Labuhanbatu Utara Tahun 2020, sebanyak 163 dinyatakan lulus administrasi.

Ujian tertulis  dimulai pukul 10.00-12.00 WIB. Ujian tertulis itu di hadiri Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Labura Muhammad Yusuf, serta kepolisian dari Polsek Kualuh Hulu.

“Kami berharap, tes tertulis ini dapat menjaring calon PPK yang terbaik dan nantinya menjadi pelaku sejarah dalam menyelenggarakan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Labura yang baik pula,” kata Ketua KPU Labura, Heriamsyah Simanjuntak, dalam sambutannya.

Sebagaimana diketahui, 163 peserta yang mengikuti tes tersebut hanya 40 PPK yang bertugas di 8 kecamatan yang meliputi kecamatan Kualuh Selatan, kualuh Hulu, kualuh Leidong, kualuh hilir juga kecamatan Aek Kuo, Marbau, dan Kecamatan Na-IX-X serta Kecamatan Aek Natas  . Dari hasil seleksi ini , sebanyak 40 orang  sebagai PPK nanti nya  yang tersebar di delapan kecamatan ini.

Hal yang sama digelar KPU Labuhanbatu dengan melakukan seleksi untuk perekrutan anggota badan penyelenggara adhoc Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu tahun 2020.

Dalam keterangan persnya, Ketua KPU Labuhanbatu Wahyudi mengatakan, dari 196 pelamar, terdapat 172 orang yang dinyatakan lulus tahap seleksi administrasi dan selanjutnya mengikuti ujian dengan sistem Computer Assisted Test (CAT), yang digelar di Yayasan Universitas Labuhanbatu Jalan SM Raja Rantauprapat, Kamis (30/01/2020) kemarin.

Ujian CAT itupun, kata Wahyudi, dilakukan bergilir atau dibagi menjadi empat gelombang. Diantaranya, gelombang pertama diikuti 26 peserta dari Kecamatan Rantau Selatan dan 18 peserta dari Kecamatan Bilah Barat.

Gelombang kedua diikuti 29 peserta dari Kecamatan Rantau Utara dan 14 peserta dari Kecamatan Pangkatan.

Gelombang ketiga diikuti 24 peserta dari Kecamatan Bilah Hulu dan 17 peserta dari Kecamatan Bilah Hilir. Dan terakhir gelombang keempat, diikuti 14 peserta dari Kecamatan Panai Hulu dan 14 peserta dari Kecamatan Panai Tengah serta 16 peserta dari Kecamatan Panai Hilir.

Menurut Wahyudi, dalam ujian CAT ini, ada 50 soal multiple choic yang harus dijawab peserta. Dia pun mengingatkan para peserta ujian untuk menghindari human error saat memasukkan kode pada masing-masing komputer yang digunakan saat mengikuti ujian. Sementara dalam pelaksanaan ujian CAT ini juga dimonitoring oleh Komisioner KPU Sumut Yulhasni dan pihak Bawaslu Labuhanbatu. (per/st/nik)

USI