News

Asa di Tengah Pandemi Kunjungan ke Danau Toba Meningkat

FaseBerita.ID – Liburan Natal tahun 2020 dan Tahun Baru 2021 menjadi harapan baru bagi dunia pariwisata, khususnya di Parapat dan kawasan Danau Toba. Walau di tengah pandemi covid-19, pengunjung tempat wisata dan tingkat hunian kamar hotel dan penginapan meningkat.

Meningkatnya kunjungan dan tingkat hunian kamar di Parapat mulai terlihat dari amatan media sejak hari Natal 25 Des 2020 sampai awal tahun Baru 2021 dan terakhir pada hari Minggu (3/1/2021).

Lonjakan pengunjung ke kota wisata Parapat ini terlihat dari jumlah kendaraan yang datang sehingga mengakibatkan beberapa ruas jalan mengalami kemacetan, baik pengunjung di sepanjang pantai yang membludak serta jumlah hotel yang terpantau penuh saat awak media melakukan croscek bookingan di beberapa hotel besar dan kecil di Parapat.

Hal ini juga dibenarkan salah seorang petugas pantai di Parapat Paris Sitanggang bahwa liburan natal dan tahun baru ini tergolong ramai, sejak pandemi covid-19.

“Liburan akhir tahun ini tergolong ramai, sejak wabah corona, dan kita berharap pariwisata Parapat dan Danau Toba bisa kembali bangkit” ujar Paris Sitanggang.

Peningkatan hunian hotel diceritakan juga oleh karyawan hotel swasta di Parapat, Boru Sirait dan Boru Sianipar mengatakan bahwa hotel dimana mereka bekerja sudah penuh sejak Natal 25 Des 2020 dan terakhir hari ini Minggu (3/1/2021).

“Sejak Natal kemarin hotel kami penuh bang, Sabtu kemarin terakhir check in dan hari ini mulai kosong lagi karena besok sudah masuk kantor,” tutur boru Sirait dan Boru Sianipar yang bekerja sebagai Reception Hotel itu.
Pantaun media melihat Protokol Kesehatan tetap diterapkan di hotel bintang dan penginapan.

Pelabuhan Ajibata Kabupaten Toba saat libur akhir tahun 2020.

“Protokol Kesehatan tetap kita berlakukan untuk mencegah kluster baru setelah habis liburan,” ujar Silalahi ke kru media.

Meningkatnya volume kendaraan yang lewat dan juga ke kota wisata Parapat, ditegaskan oleh Kasat Lantas Polres Simalungun melalui Kanit Patroli Polres Simalungun IPDA M Rizal, bahwa satuan lalu lintas Polres Simalungun dalam mengurai kemacetan personil kepolisian disiagakan di beberapa titik macet dan tiap persimpangan jalan di Parapat. Memberlakukan rekayasa lalu lintas menuju dan melewati Kota Parapat, guna mengantisipasi Kemacetan di inti Kota wisata Parapat karena meningkatnya volume kendaraan dari arah Medan ataupun dari arah Toba.

“Kendaraan yang datang dari arah Toba menuju Pematangsiantar diberlakukan satu arah melintas dari Kota Wisata Parapat. Sedangkan kendaraan yang akan menuju Kota Parapat dialihkan dari jalan alternatif melintasi jalan Anggarajim dan ke luar dari Terminal Sosor Saba Parapat, kemudian yang menuju Kabupaten Toba akan dialihkan dari jalan alternatif melintasi jalan simpang Palang Sitahoan dan pengalihan masih berlangsung hingga waktu yang belum ditentukan sesuai kondisi di lapangan” ujar Kanit Patroli Polres Simalungun IPDA M Rizal.

4 Ferry Penyeberangan Beroperasi di Ajibata

Jumlah pengunjung juga berdampak di dua titik penyeberangan Ferry di Ajibata terlihat banyak kendaraan yang antri untuk menyeberang hingga dini hari.

Sinaga salah seorang petugas Ferry ASDP mengatakan bahwa pihak ASDP mengoperasikan kapal sampai dini hari demi pelayanan kepada tamu yang datang.

“Kita berusaha memberikan yang terbaik bagi pengunjung dan telah meminta persetujuan jam operasional kapal di tambah sehingga semua penumpang bisa dilayani,” tutur Sinaga.

Ada empat kapal yang melayani penyebarangan yakni Kapal Pora-pora serta Ihan Batak melayani rute Ajibata-Ambarita, KM Toba I dan KM Toba II yang melayani rute Ajibata-Tomok. (aos/esa)