News

Antisipasi Bentrok, Polisi Bubarkan Massa di Kantor PPK Rantau Utara

FaseBerita.ID – Antisipasi kemungkinan terjadinya bentrok antar anggota dua organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP), personil Polres Labuhanbatu membubarkan kerumunan pemuda di sekitar Kantor Panitia Pemilihan Kecamatan Rantau Utara, Jumat (11/12).

Dikutip dari siaran pers, Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan, melalui Kasubbag Humas AKP Murniati Rambe menyebutkan, saat petugas gabungan melakukan patroli di kantor PPK Kecamatan Rantau Utara, ditemukan sejumlah anggota OKP berkumpul di tempat tersebut.

“Petugas meminta agar mereka membubarkan diri. Namun mereka enggan membubarkan diri,” ucap AKP Murniati dalam siaran pers yang diterima wartawan, Jumat (11/12) malam.

Katanya, karena para anggota OKP itu tidak membubarkan, petugas terpaksa mengamankan mereka. Ada 6 anggota OKP yang diamankan polisi. Diantaranya 5 berasal dari organisasi Ikatan Pemuda Karya (IPK) dan 1 orang dari Pemuda Pancasila (PP).

Disebutkan H+ 2 pasca Pilkada serentak 2020 yang digelar Jumat (9/12), Polres Labuhanbatu melaksanakan patroli gabungan dalam rangka monitoring rapat pleno terbuka rekapitulasi pemungutan dan penghitungan suara tingkat kecamatan di tiga kabupaten (Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan).

Operasi gabungan ini diikuti Waka Polres Labuhanbatu, Kompol Muhd Tsufik , Pamatwil Kompol IMAN Alriyuddin, Kabag Ops Kompol Marlydfin, Danki Brimob AKP Budi Prayitno, Kasat Sabhara AKP Amdo Karna, Kasat Lantas AKP Rusbeny, Kasiwas Ipda Fajar Siddik, Kasi Propam, Ipda Kusno Siagian. Serta para perwira dan personil Polres Labuhanbatu, personil BKO Brimob Polda Sumatera Utara.

Patroli dimulai pukul 11.00 WIB. Rombongan berangkat dari Polres Labuhanbatu menuju Kantor PPK Rantau Selatan dan kantor PPK Rantau Utara. Ditempat ini, dilaksanakan pengecekan personil piket pengamanan dan mengecek keamanan kantor PPK tersebut.

Saat saat dilakukan patroli ditempat ini, di temukan sejumlah OKP berkumpul di depan kantor PPK Rantau Utara. Petugaspun menghimbau agar melakukan pembubaran. Namun ada diantara anggota OKP yang tidak mau meninggalkan kantor PPK. Sehingga aparat terpaksa mengamankan 6 anggota OKP tersebut. (bud/esa)