News

Angka Kesembuhan Terus Meningkat, Ini Zonasi Covid-19 Daerah Sumut

MEDAN, FaseBerita.ID– Peta zonasi Covid-19 di daerah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) terus membaik, seiring kian meningkatnya angka kesembuhan dan berkurangnya kasus baru terkonfirmasi positif serta angka kematian.

Berdasarkan data hasil pembobotan skor dan zonasi risiko daerah seluruh Indonesia yang disampaikan pada website https://covid19.go.id/peta-risiko per 19 September 2021, tercatat hanya 1 kabupaten/kota di Sumut masuk dalam zona oranye (risiko sedang) yaitu Tebingtinggi.

Sedangkan 32 kabupaten/kota lainnya berada dalam zona kuning (risiko rendah). Sementara zona merah (risiko tinggi) dan dan zona hijau (tidak ada kasus) nihil.

Jumlah daerah di Sumut yang masuk zona oranye tersebut, tentunya menurun signifikan dibanding hasil zonasi pada minggu sebelumnya yang mencapai 5 daerah. Peta zonasi risiko daerah tersebut, dihitung berdasarkan indikator-indikator kesehatan masyarakat dengan menggunakan skoring dan pembobotan. Indikator yang digunakan adalah epidemiologi, yaitu penurunan jumlah kasus positif, suspek dan sebagainya.

Kemudian, indikator surveilans kesehatan masyarakat, seperti jumlah pemeriksaan sampel diagnosis meningkat selama 2 minggu terakhir. Selanjutnya, indikator pelayanan kesehatan, yakni jumlah tempat tidur di ruang isolasi rumah sakit rujukan mampu menampung sampai dengan lebih dari 20% jumlah pasien positif Covid-19 yang dirawat.

Sementara itu, berdasarkan kasus harian Covid-19 yang dikeluarkan Kemenkes pada 22 September 2021, Sumut memperoleh angka kesembuhan sebanyak 385 orang. Dengan penambahan tersebut, otomatis akumulasinya meningkat menjadi 98.132 orang dari 97.747 orang.

Untuk angka terkonfirmasi positif, Sumut tercatat bertambah 182 kasus baru sehingga total sementara menjadi 103.904 kasus dari 103.719 kasus. Sedangkan angka kematian bertambah 6 orang, sehingga jumlahnya menjadi 2.785 orang dari 2.779 orang. Dengan demikian, angka kasus aktif atau orang yang terpapar Covid-19 di Sumut saat ini kembali berkurang yaitu 2.785 orang dibanding hari sebelumnya 3.193 orang.

Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut dr Aris Yudhariansyah mengatakan, perkembangan kasus Covid-19 di kabupaten/kota yang terus menurun, salah satunya karena kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan (prokes). “Masyarakat mulai sadar dan disiplin pentingnya prokes dalam aktivitas kehidupan sehari-hari. Mulai dari menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun dan hindari kerumunan, semakin melekat dalam setiap aktivitas sehari-hari,” ujarnya.

Selain itu, kata Aris, menurunnya kasus Covid-19 di Sumut juga dipengaruhi oleh pembatasan aktivitas kegiatan masyarakat. Kemudian, juga 3T (Testing, Tracing, Treatment) yang terus gencar dilakukan. “Di sisi lain, vaksinasi Covid-19 juga terus masif dilakukan. Mudah-mudahan dengan berbagai upaya yang dilakukan tersebut dan dukungan masyarakat yang sadar prokes, maka kasus Covid-19 akan turun,” pungkasnya.(ris/prn/mbc/smg)