News

Anggota DPRD Sumut Saut Bangkit Purba Tinjau Jalan Longsor di Simalungun

Respon Keluhan Warga

FaseBerita.ID – Merespon keluhan warga Kabupaten Simalungun seputar jalan rusak dan longsor, anggota DPRD Sumut Dapil X Saut Bangkit Purba meninjau beberapa titik jalan yang longsor dan rusak di daerah Simalungun atas, Sabtu (23/1). Pada kunjungan tersebut Saut Bangkit Purba didampingi S Nainggolan, Staf UPTJJ Siantar Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sumut.

Titik lokasi jalan longsor dan rusak yang dikunjungi berada di jalan Provinsi penghubung Sodi Raya Kecamatan Raya menuju Kecamatan Raya Kahean yang masih masuk wilayah Nagori Sondi Raya. Pada lokasi tersebut ada dua titik jalan lomgsor yang kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Selanjutnya Saut Bangkit Purba meninjau jalan rusak ruas jalan Medan Pematangsiantar Km 168 berlokasi di Nagori Raya Usang Kecamatan Raya.

Pada setiap lokasi yang dikunjungi Saut Bangkit Purba mempertanyakan kepada S Nainggolan tentang sudah sejauh mana penanganan yang dilakukan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sumut terhadap kondisi jalan yang sudah sangat memprihatinkan tersebut.

Saut Bangkit Purba juga mempertanyakan progres penanganan jalan provinsi penghubung Kota Siantar – Raya – perbatasan Simalungun dan Karo, yang pada beberapa titik kondisinya sudah rusak berat sehingga sudah mengganggu kelancaran arus transportasi masyarakat.

Merespon pertanyaan tersebut S Nainggolan menjelaskan bahwa pihaknya dalam hal ini Staf UPTJJ Siantar Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sumut telah melaporkan seluruh kerusakan jalan di Kabupaten Simalungun kepada Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sumut.

“Semuanya telah kami laporkan termasuk anggaran biaya penanganannya,” ujar Nainggolan.

Dikatakan S Nainggolan, kendala utama penanganan Jalan Provinsi yang berlokasi di Kabupaten Simalungun sepanjang 210 Km adalah minimnya ketersediaan dana.

Dicontohkan Nainggolan jalan longsor yang ditinjau di Sondi Raya sudah diusulkan penanganannya sejak tahun 2019 dan setiap tahun terus menerus diusulkan, namun karena minimnya dana apalagi dengan adanya pandemi covid-19 mengakibatkan dana banyak digunakan untuk penanganan covid-19.

Lebih lanjut dijelaskan Nainggolan bahwa pada APBD Provinsi Sumut tahun 2021 biaya penanganan Jalan Provinsi di Kabupaten Simalungun hanya berkisar Rp30 M, biasanya alokasi anggaran perbakan jalan Provinsi di Kabupaten Simalungun setiap tahun berkisar Rp 80 M. Dengan anggaran tahun 2021 yang hanya berkisar Rp 30 M sehingga sangat minim ruas jalan provinsi di Simalungun yang bisa tertangani.

Mendengar penjelaskan itu, Saut Bangkit Purba berharap walaupun anggarannya minim, ruas jalan di Kabupaten Simalungun menjadi prioritas karena benar-benar membutuhkan penanganan yang segera karena kondisinya sudah sangat memprihatinkan. (esa/fabe)