News

Anggota DPR RI Kunjungi Dekranasda Taput

TAPUT, FaseBerita.ID – Anggota DPR RI Komisi VI dari Fraksi Golkar Ir Lamhot Sinaga mengunjungi Kantor Dekranasda Tapanuli Utara, Kamis (16/1), di Jalan Guru Mangaloksa No.111, Tarutung, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara.

Dalam kunjungan ini, Lamhot Sinaga mengatakan, sangat tertarik dengan hasil produk-produk yang di buat oleh Dekranasda Taput.

Menurutnya, produk-produk lokal yang ada pada saat ini di Dekranasda Taput tidak kalah saing dengan produk dari daerah lain, melihat kwalitas dan desain motif yang berada pada galeri.

Pada kesempatan itu, Ketua Dekranasda Tapanuli Utara Satika Simamora mengatakan, pada prinsipnya Dekranasda Taput selalu berusaha mengangkat derajat pengerajin Tapanuli Utara dengan melakukan pembinaan terhadap para pelaku usaha mikro di bidang kerajinan tangan, yang berpotensi dapat meningkatkan hasil kwalitasnya yang dibina dengan melibatkan sentuhan seni daerah itu, tuturnya.

Terlihat di dalam ruang galeri milik Dekranasda Tapanuli Utara telah terpajang ragam produk karya pengrajin Tapanuli Utara, untuk dikomersialkan kepada pengunjung.

Variasi produk berbahan tenun ulos,  produk anyaman rotan, meja lengkap dengan kursi berornamen ukiran kayu, gitar, produk pandai besi dan ragam kuliner, serta minuman wine kopi.

Satika Simamora menambahkan, pihaknya punya cara tersendiri menaikkan nilai jual produk lokal Tapanuli Utara. Istri Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan ini menjelaskan, dengan mengandeng tenaga terampil bisa membuat produk unggulan seperti hasil tenun dengan pemanfaatan pewarna alami, dan ragam produk lain usaha mikro kecil menengah daerah itu.

“Begitu sulitnya sebenarnya menjadikan ini menjadi indah, namun kita selalu mencari ide agar nilai jual dari pada karya kerajinan tersebut mahal,” kata Satika Simamora kepada Lamhot Sinaga di sela kunjungannya di galeri Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Tapanuli Utara.

Kepada wartawan,  Lamhot Sinaga menilai produk hasil UMKM pengrajin tenun binaan Dekranasda sangat pantas dikomersialisasi dengan membangun jaringan bisnis, dengan pelaku usaha dalam dan luar negeri.

“Saya yakin produk yang ada disini khususnya bahan-bahan tenun yang fashionable tadi itu sangat layak dikormesialisasikan ke tingkat nasional dan internasional. Ini perlu dukungan pemerintah pusat,” sebutnya. (mt/ahu)