News

Anak Terperangkap Api Ibu Lompat ke Kolam

FaseBerita.ID – Senin (8/2) dini hari, kebakaran melanda dan menghanguskan satu unit dangau sawah di persawahan Desa Sihamporik Lombang, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan. Seorang penghuni tewas terpanggang di dalamnya.

Informasi yang dihimpun, pada Minggu (7/2) malam, para penghuni di antaranya Maswarni (56) dan anaknya Irpan Hakim Harahap (17) telah terlelap di dangau yang hanya punya penerangan menggunakan lampu teplok itu. Dangau itu dibangun oleh Syamsul Harahap sebagai tempat tinggal mereka dalam mengurus lahan.

Mereka terdaftar sebagai warga Hutaimbaru, Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru, Kota Padangsidimpuan. Dan pada malam itu, Syamsul berada di warung kopi milik Emi br Munthe di Padangsidimpuan Hutaimbaru.

Lokasi dangau ini sendiri berada di perbatasan antara Tapanuli Selatan dan Kota Padangsidimpuan.

Dan pada malam kejadian itu, Maswarni terbangun karena kepanasan yang dirasakannya akibat api telah membakar dari bagian belakang sopo dan sawah itu. Melihat api yang semakin membesar, Maswarni lalu membangunkan dan menarik terus menerus anaknya, Irpan Halim Harahap agar bisa menyelamatkannya dari kebakaran tersebut.

Irpan diketahui memiliki keterbelakangan mental. Namun saat suasana makin panik, Irpan juga tidak bisa bangun. Maswarni lalu melompat ke kolam yang ada di sekitar sopo tersebut, hingga dirinya bisa selamat lantas menjerit mencari pertolongan, berharap anaknya masih bisa diselamatkan.

Masyarakat yang mendengar teriakan Masrawani, lalu berbondong datang dan membantu memadamkan api tersebut. Namun sayang, nyawa Irpan Hakim pun tidak bisa diselamatkan lagi, dengan kondisi dangau yang telah rata dengan tanah.

Di puing-puingnya dievakuasi tubuh Irpan yang telah menggosong. Kepala Desa Sihamporik Lombang Rahman Siregar lantas menghubungi Polsubsektor Angkola Selatan Aiptu Ridoan Nasution dan berkoordinasi pihak pemerintahan dan koramil atas kejadian itu. Hingga kemudian proses selanjutnya diserahkan ke wilayah Kota Padangsidimpuan.

Dari keterangan yang didapat, menurut Aiptu Ridoan Nasution yang juga berada di lokasi, kebakaran itu diduga akibat dari api tungku masak yang merambat ke pondok. “Untuk Kerugian material diperkirakan sampai Rp10 Juta. Sementara korban meninggal saat ini (disemayamkan) di Hutaimbaru,” terangnya. (san/fabe)

iklan usi