News

Ali Soman Diputus Bebas, MA Tolak Kasasi Kejari Tapsel

FaseBerita.ID – Selasa (1/12) kemarin, Sahor Bangun Ritonga menyerahkan pemberitahuan putusan kasasi bernomor 420/Pid.Sus/2019/PN Psp kepada Ali Soman Harahap di Pengadilan Negeri Padangsidimpuan. Sahor merupakan kuasa hukum Ali Soman yang sempat didakwa atas tuduhan kepemilikan narkoba yang diduga direka oleh petugas yang mengamankannya, dulu.

Dalam surat ini, Mahkamah Agung menolak kasasi yang diajukan oleh Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan. Artinya, upaya hukum dalam menjerat Ali Soman sebagai terpidana kepemilikan narkoba sepenuhnya gugur. Dan ia berhak melakukan permohonan ganti rugi.

Berdasarkan surat petikan putusan bernomor 2199 K/Pid.Sus/2020 yang diterbitkan panitera muda pidana khusus Mahkamah Agung RI Suharto.

Baca juga: Tak Divonis Mati, Terdakwa Kasus 250 Kg Ganja di Sidimpuan Dihukum 20 Tahun Penjara

Mahkamah Agung RI Menolak permohonan kasasi dari Pemohon Kasasi/Penuntut Umum pada KEJAKSAAN NEGERI TAPANULI SELATAN tersebut. Demikian diputuskan dalam rapat musyawarah Majelis Hakim pada hari Selasa tanggal 6 Oktober 2020 oleh Prof Dr Surya Jaya SH MHum, Hakim Agung yang ditetapkan oleh Ketua Mahkamah Agung sebagai Ketua Majelis, Sugeng Sutrisno SH MH dan Dr Sofyan Sitompul SH MH.

Dengan penolakan kasasi Kejari Tapsel itu, Sahor Bangun Ritonga dan Ali Soman sangat bersyukur. Dengan ini juga kata Sahor, menunjukan Keadilan di negeri masih bisa tegak terhadap rakyat kecil seperti Soman.

“Saat ini kita masih menunggu putusan incrahct-nya dari MA. Dengan itu nanti upaya penuntutan ganti rugi akan kita upayakan sesuai dengan hak-hak Soman selama penahanan telah dirampas,” kata Sahor.

Sebelumnya, berkaitan dengan kasus yang ditimpakan padanya, Soman juga sempat menjadi korban penganiayaan oleh Kasi Pidum Kejari Tapsel menggunakan senjata jenis pistol. Peristiwa itu berlangsung Rabu (26/2) sore, di dalam mobil pribadi sepulang dari Pengadilan Negeri Padangsidimpuan menuju rumah tahanan di Sipirok, Tapanuli Selatan.

Baca juga: 2 Kurir Ganja Asal Madina Dituntut Hukuman Mati

Hari itu di Pengadilan Negeri yang beralamat di Jalan Serma Lian Kosong Padangsidimpuan, Ali Soman Harahap soman menjalani sidang putusan didampingi kuasa hukum Sahor Bangun Ritonga dengan dakwaan pasal 114 dan 111 Undang-undang Narkotika. Dan terakhir Ali divonis bebas oleh hakim, karena murni tidak terlibat kepemilikan maupun penggunaan narkoba jenis ganja yang diamankan oleh Polres Tapsel pada bulan September 2019 lalu itu.

Usai pelaksanaan sidang, Ali Soman pun dibawa oleh oknum jaksa bernama AF itu dengan menggunakan mobil jenis mobil pribadi Terrios bersama supir dan seorang anggota kejaksaan lainnya.

Di sini, baru beberapa meter keluar dari lingkungan PN tepatnya di Jalan SM Raja, Ali Soman dipukuli menggunakan senjata jenis pistol berulang-ulang pada bagian kepalanya.

Baca juga: Oknum Jaksa Kejari Tapsel Pukuli Terdakwa Pakai Pistol

“Berulang-ulang. Saya tangkis, tapi ini lah sudah berdarah-darah,” katanya usai memberikan pelaporan ke Polres Kota Padangsidimpuan didampingi pengacaranya Sahor Bangun Ritonga.

Saat dianiaya begitu Ali Soman juga mendapat ancaman bahwa dirinya meskipun dinyatakan bebas tidak akan pernah tenang.

“Tidak akan tenang hidupmu di luaran sini, gak lama ini ku suruh polisi nanti menjebakmu,” runut Soman yang mengalami luka robek di pelipis kanan, lebam dan lecet di wajah bawah mata kiri serta di kaki kanannya.

Baca juga: Polisi Didesak Segera Pecahkan Kasus Pemukulan oleh Oknum Jaksa

Usai dianiaya dan mengalami luka parah hingga mengucurkan darah, oknum jaksa itu kemudian membelikan tisu digunakan untuk mengelap darah yang melumuri wajah Ali Soman.

“Baru orang itu makan di Batunadua, saya diborgol di mobil itu. Sampai di Sipirok, saya dibawa ke Rutan. Penjaganya bertanya kenapa aku ini, aku bilang aja jatuh di kamar mandi karena itu tadi anggotanya bilang,” cerita pengangguran warga Sialogo, Kecamatan Angkola Barat itu.

Diduga oknum jaksa itu menganiaya Ali Soman karena merasa kecewa, sebab pengakuan Ali Soman saat terdakwa persidangan di Pengadilan Negeri tidak sesuai dengan yang mereka paksakan.

Sahor, yang juga jadi dosen di Fakultas Hukum UMTS ini menjemput Soman. Olehnya, Ali Soman dibawa membuat pelaporan ke Polres Kota Padangsidimpuan dan telah diterima Kanit SPKT Aiptu Timbul H Harahap, dengan STPL bernomor; STPL/74/II/2020/SU/PSP. (san/fabe)

USI