News

Akibat Gas Beracun Warga Banuaji Demo ke DPRD Taput: Tuntut Aktivitas PT SOL Ditutup

FaseBerita.ID – Seratusan masyarakat Kenegerian Banuaji Kecamatan Adiankoting, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), melakukan aksi di Kantor DPRD Taput, Senin (16/3). Warga menuntut agar sesegera mungkin menutup sementara aktivitas PT SOL, dan menurunkan  ahli untuk meneliti dampak gas beracun yang sudah mengganggu aktivitas warga.

Pantauan media ini, dampak gas beracun seperti yang diutarakan para warga sudah sangat mengganggu kesehatan. Dan juga telah merusak tanaman warga yaitu padi dan kemenyan. Satu persatu warga mengutarakan dampak dari gas beracun itu. Sebagian dari mereka menceritakan dampak gas beracun yang telah mengganggu aktivitas mereka setiap harinya.

Warga menceritakan keluhan yang dirasakan dampak gas beracun, mulai dari sakit kepala, sesak nafas, lemas hingga batuk-batuk. Melalui orator aksi Dolfri S dalam aksinya meminta kepada Ketua DPRD
agar segera  menghadirkan ahli untuk meneliti gas beracun tersebut.

“Kalau tidak segera menurunkan ahlinya, kalau masalah ini belum selesai, agar aktivitas di SOL ditutup untuk sementara,” pinta Dolfri. Ketua DPW  LSM-PKAP RI Provinsi Sumatera itu berharap agar pemerintah daerah segera memberikan solusi atas keluhan warga Banuaji.

“Sebelum ada SOL, daerah Kenegerian Banuaji tidak pernah dilanda gas beracun. Tanaman rusak dan dipastikan  gagal panen,” tegasnya. Kalau tidak ada solusi satu hari ini dan aktivitas PT SOL tidak dihentikan untuk sementara, sambung Dolfri, aksi demo akan terus berlanjut.

“Saya akan bawa warga masyarakat Banuaji untuk menyampaikan aspirasi ke Presiden Jokowi,” tegasnya. Para pendemo yang terdiri dari orang tua ini juga mengkritik tidak adanya satu orang anggota DPRD yang yang hadir untuk menanggapi aspirasi mereka.

“Tidak ada hasil, para anggota DPRD tidak ada yang hadir. Kami akan menunggu DPRD. Kami tidak akan bubar,” ungkapnya. Sekwan DPRD Taput Rahman Situmeang mewakili anggota DPRD Taput dalam menanggapi aspirasi warga tersebut mengatakan, semua aspirasi warga dampak  gas beracun akan secepatnya disampaikan kepada Ketua DPRD Taput. (as/ahu)