News

ABG Ini Ditangkap Karena Mencurigakan, Ternyata Baru Jambret HP

SIANTAR, FaseBerita.ID-Naas nasib HS (15), Remaja baru putus sekolah itu  digebuki warga lantaran kedapatan berkeliaran tengah malam di seputaran Jalan Medan, Kecamatan Siantar Martoba, Sabtu (16/5) sekira pukul 04.00 Wib pagi.

Setelah diamankan warga akhirnya HS diserahkan ke Polsek Siantar Siantar Martoba. Setelah diselidiki polisi, ternyata HS baru ketahuan sebelumnya melarikan Hape Vivo Y12 milik salah seorang siswa SMPN 12 Siantar, Jumat (15/5) siang.

Alhasil HS yang tinggal di Jalan Rindung, Kelurahan Bane, Kecamatan Siantar Utara ini, diserahkan ke Polres Siantar lantaran korbannya Akira (12) warga  Gg Bromo, Kecamatan Siantar Marihat ini, telah membuat laporan pengaduan di ruang SPKT Polres Siantar Jumat sore.

Saat ditanyai pelaku mengaku, beraksi dengan temannya seorang wanita biasa dipanggil namanya Mita.Hanya saja Hape Vivo yang diembatnya telah diserahkan kepada Mita untuk dijual.

“Aku yang ngembat hape, dan kak Mita menunggu di atas kereta.Habis itu aku disuruh menunggu di Simpang Jalan Rindung karena kak Mita pergi mau jual hape.Rupanya kak Mita nggak balik lagi.” kata HS.

Masih kata HS, dirinya bahwa Sabtu (16/5) sekira pukul 04.0 Wib memang berkeliaran diseputaran Jalan Medan dengan maksud mencari mangsa.Hanya saja dirinya tidak bersama dengan Mita.

Tak tahunya saat berkeliaran mencari mangsa, Herman malah ditangkap sama warga lalu digebuki.

“Aku keliaran cari mangsa sama teman cewek dan bukan kak Mita.Cuma saja tadi temanku cewek berhasil labur.”tukasnya.

Sementara korbannya Akira(12), saat diwawacarai menerangkan, tadinya ia  sedang ngobrol dengan temannya, tepatnya di Simpang Kerang Jalan Medan, Kecamatan Siantar Martoba, lalu pelaku HS bersama seorang teman wanita yang menaiki kereta singgah menghampirinya.

Selanjutnya HS turun dari atas kereta dan pura-pura kenal dengan temannya.

“Tiba-tiba pelaku ambil hape dari tanganku, lalu orang itu melarikan diri bang.”jelas Akira.

Terpisah Kabag Humas Polres Siantar, Iptu Rusdi Ahya saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya kejadian itu. (Mag-03/fi)