News

68 Orang Dalam Penawasan Covid-19 di Asahan

FaseBerita.ID – Hingga saat ini Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan mencatat, sebanyak 68 masyarakat berstatus orang dalam pemantauan (ODP) virus corona Covid-19. Tiga orang diantaranya telah menjalani isolasi di RSUD Haji Abdul Manan Simatupang, Kisaran, sementara yang lainnya diisolasi mandiri di rumah masing masing.

Hal tersebut disampaikan oleh  Kasi Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan, Kab Asahan Saprin Sanja, saat dihubungi Wartawan, Minggu (22/3/20). Dia menuturkan data terbaru di Asahan 68 ODP 1 WNA, karena baru datang dari luar negeri, serta dalam negeri seperti dari Jakarta, Batam dan Bandung.

“Hanya enam orang yang melaporkan diri ke Puskesmas dan RS, sedangkan selebihnya ditangani petugas medis, karena dapat informasi dari masyarakat,” jelas Saprin.

Dari jumlah 68 ODP itu, kata Saprin, ada tiga orang menjalani isolasi di RSUD Kisaran, karena menunjukkan gejala lebih berat.

Sedangkan 65 orang lagi di isolasi mandiri di rumah, dan dipantau kesehatannya selama 14 hari ke depan.

“Dari data kita ada satu orang WNA asal Belanda yang berstatus ODP, dan kini tetap kita pantau kesehatannya,” jelas Saprin.

Untuk data keseluruhannya, kata Saprin, di Asahan ada 74 OPD, enam sudah selesai dipantau selama 14 hari.

“Kita berharap kepada masyarakat bisa meningkatkan kesadarannya, untuk menerapkan pola hidup sehat, dan menjauhi keramaian, dan mau memeriksakan diri ke tempat kesehatan, terlebih lagi bila baru pulang dari wilayah terinfeksi Corona,” jelas Saprin.

Saprin juga mengatakan, untuk menekan penyebaran wabah Corona, Pemkab Asahan melalui Dinas Kesehatan melakukan penyemprotan desinfektan (pembunuh bakteri) di empat rumah ibadah (dua masjid, dan dua gereja).

“Kegiatan ini akan kita lakukan secara berkelanjutan, baik itu rumah ibadah dan pelayanan umum,” jelas Saprin
Sedangkan di lain tempat, PMI  Asahan melakukan kegiatan yang sama 23 tempat ibadah (masjid, gereja, pura, klenteng, dan vihara), dan satu kantor KPUD Asahan.

Dan kegiatan itu sesuai dengan instruksi PMI Pusat, untuk menekan penyebran wabah Corona.

“Untuk tahap pertama kita pusatkan di Kec Kisaran Barat dan Kisaran Timur,” jelas Sekretaris PMI Asahan Muhammad Rudi. (per)

USI