News

64 Personel Dikerahkan pada Ops Patuh Toba di Madina

Kapolres: Utamakan Sikap Humanis

MADINA, FaseBerita.ID – Operasi (Ops) Patuh Toba 2019 di wilayah hukum Polres Mandailing Natal (Madina) akan mengerahkan sebanyak 64 personel yang akan ditempatkan di beberapa titik di wilayah Madina.

Diketahui, Ops Patuh Toba kali ini akan memprioritaskan delapan sasaran perioritas. Dan mengedepankan tindakan yang preventif juga refresif dalam setiap penegakan hukumnya.

Kapolres Madina AKBP Irsan Sinuhaji didampingi Kasat Lantas AKP Herliandri kepada wartawan, Kamis (29/8/2019), mengatakan kegiatan Ops Patuh Toba akan digelar dari tanggal 29 Agustus hingga 11 September mendatang. Operasi ini dilakukan sesuai amanat dari Kapolda Sumut yang akan memprioritaskan delapan sasaran perioritas.

Untuk Polres Madina dalam kegiatan Ops Patuh Toba akan mengerahkan sebanyak 64 personel yang ditempatkan di beberapa titik yang ada di wilayah Madina.

Kegiatan Ops Patuh Toba ini bertujuan untuk bisa menyadarkan masyarakat agar bertanggung jawab dan peduli terhadap keselamatan dari dirinya sendiri maupun bagi pengguna jalan lainnya saat sedang berkendaraan di jalan.

“Tujuan kegiatan ini, agar masyarakat bisa sadar dan peduli terhadap keselamatan dirinya maupun pengguna jalan lainnya. Dan mensosialisasikan kepada masyarakat terhadap delapan sasaran perioritas ini merupakan pelanggaran,” kata Kapolres usai memimpin pelaksanaan Apel Petugas Ops Patuh Toba.

Kapolres juga mengimbau, agar dalam pelaksanaan kegiatan razia Ops Patuh Toba ini para personil yang bertugas menunjukkan sikap yang humanis kepada masyarakat maupun pengguna jalan lainnya. Kepada masyarakat agar mematuhi segala peraturan dalam berlalu lintas.

“Kepada personel yang bertugas tetap utamakan bersikap humanis kepada masyarakat. Tetap bersikap yang baik, ramah tamah serta tersenyum dalam menjalankan aktivitas baik saat sedang memberikan penindakan kepada pelanggar,” imbau Kapolres.

Hal senada juga disampaikan Kasat Lantas AKP Herliandri, ia berpesan agar masyarakat mau membudayakan tertib lalu lintas dan mematuhi segala peraturan berlalu lintas. Sehingga nanti angka kecelakaan (laka lantas) dapat secara bersama-sama diminimalisir.

“Budaya tertib lalu lintas kalau sudah kita terapkan masing-masing. Seperti angka kecelakaan (laka lantas) tentu semakin hari akan semakin berkurang,” ujar Kasat. (Mag-01)

iklan usi