News

6 Pencuri Sarang Walet Rencanakan Aksi dengan Matang

FaseBerita.ID – Masih ingat dengan 6 pelaku pencurian sarang burung walet yang berhasil ditangkap Polisi dari sebuah rumah di Jalan Brigjend Katamso, Kota Sibolga, Sumatera Utara, Rabu (15/5) lalu.

Dari hasil pemeriksaan, ke 6 pelaku yakni, HG (34) warga jalan Oswald Siahaan, Kelurahan Sibolga Ilir, Kecamatan Sibolga Utara.

Kemudian, MA (27) warga jalan Balam, Kelurahan Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan, AT (34) warga jalan Batu Mardinding, Kelurahan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah.

DF (36) warga jalan Imam Bonjol, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sibolga Kota, ML (22) warga jalan Rajab Simatupang, Kelurahan Tukka dan AIK (30) warga Jalan SM Raja, Kelurahan Pancuran Gerobak, Kecamatan Sibolga Kota.

Baca sebelumnnya: 6 Pencuri Sarang Walet Ditangkap Saat Tidur Siang

Sementara, 3 pelaku lainnya yakni ZT, HP dan DRT yang terlibat pada aksi pencurian tersebut sempat masuk dalam daftar pencarian orang(DPO)

Diketahui, sarang burung walet tersebut merupakan milik Serwin Nauli Basa.

Menurut polisi, para pelaku ditangkap dari lantai 5 bangunan sarang walet tersebut.

“Ke 6 pelaku diamankan petugas dibantu masyarakat. Ditemukan alat-alat yang digunakan pelaku untuk merusak dan naik keatas bangunan. Diantaranya, tali kapal, kayu yang disambung-sambung, dongkrak, obeng, kunci Inggris, senter mancis, skrup, tang, plastik, bambu dan pahat,” terang Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin dalam keterangan persnya, Jumat (29/5).

Dari hasil pemeriksaan, diketahui kalau aksi tersebut telah direncanakan dengan matang terlebih dahulu.

Setelah rencana matang, mereka kemudian bergerak dengan membawa alat-alat dengan cara diantar satu persatu dari titik kumpul ke lokasi yang menjadi target.

“Para pelaku kemudian melompat melalui jerjak samping penjual rujak. Setelah dilantai 2, mereka menyeberang ke gedung sebelah, dengan mencantolkan jangkar menggunakan bambu. Kemudian, mereka menyeberang lagi ke gedung sebelahnya secara bergantian. Selanjutnya, mereka melubangi tembok dengan menggunakan linggis, pahat, dongkrak dan alat lainnya,” kata Sormin.

Setelah itu, ML masuk kedalam gedung. Tak lama kemudian dia keluar lagi untuk memberitahu rekan-rekannya kalau gedung tersebut berisi sarang burung walet.

“Berisi, katanya kepada teman-temannya,” ungkapnya.

Rencananya mereka akan beraksi pada malam hari. Sambil menunggu malam, merekapun tidur di gedung tersebut.

“Sekira pukul 18.30 WIB, ke 6 pelaku diamankan oleh Polres Sibolga dan masyarakat serta membawa barang bukti ke Polres Sibolga,” pungkasnya.

Setelah menjalani pemeriksaan, ke 6 nya kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di RTP Polres Sibolga.

Karena telah melakukan tindak pidana percobaan pencurian, ke 6 tersangka diancam hukuman penjara diatas 5 tahun.

2 Lagi Pelaku Menyerahkan Diri

Setelah berhasil menangkap 6 pencuri Sarang Burung Walet, Polisi kembali berhasil menangkap 2 pelaku lainnya, yang menyerahkan diri, Kamis (14/5).

Yakni ZT (32) warga jalan Imam Bonjol, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sibolga Kota dan HP (28) warga jalan Aso-aso, Kelurahan Pancuran Kerambil, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga Sumatera Utara.

Dari hasil pemeriksaan diketahui, HP berperan dalam aksi pencurian tersebut memanggil dan mengantar ke 6 pelaku pencurian.

Sementara ZT, yang diketahui merupakan petugas jaga malam lingkungan sekitar berperan memantau situasi saat ke 6 pelaku lainnya beraksi.

Rencana pencurian telah dibicarakan oleh keduanya dengan DRT, pelaku lainnya di sebuah tempat penjual buah yang berada di sekitar gedung yang ditarget, di jalan Brigjend Katamso.

DRT diketahui sebagai pendana aksi yang hingga kini masih dicari oleh pihak Kepolisian.

“Setelah 6 pelaku naik keatas gedung, sekira pukul 17.30 WIB, HP melihat banyak orang berkerumun di sekitar gedung. Kemudian, dia melihat ke 6 rekannya sudah diamankan Polisi. Keesokan harinya, keduanya menyerahkan diri ke Polres Sibolga,” terang Kasubbag Huma Iptu Ramadhansyah Sormin dalam keterangan persnya, Sabtu (30/5).

Menurut keduanya, hasil curian akan dibagi 2, separoh untuk 6 pelaku yang melakukan pencurian dan separoh lagi untuk HP, ZT dan DRT.

“Yang menentukan sasaran adalah DRT,” ungkapnya.

Tak hanya itu, dari hasil pemeriksaan juga diketahui kalau mereka sudah sering beraksi di beberapa Sarang Burung Walet di Kota Sibolga.

Diantaranya, di Sarang Burung Walet milik Toko Sukaria Baru, Toko Asia Raya dan Toko Jadi.

“Sarang burung walet yang dicuri dijualkan kepada seseorang, yang identitasnya telah dikantongi,” pungkas Sormin.

Usai menjalani pemeriksaan, keduanya pun ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di RTP Polres Sibolga.

Karena telah melakukan tindak pidana pencurian pemberatan atau membantu melakukan pencurian atau percobaan pencurian sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 ayat (2) Subsider pasal 362 Jounto pasal 55, 56 Jounto pasal 53 KUHPidana, kedua tersangka diancam hukuman diatas 5 tahun. (ts)

USI