News

6 Kendaraan Lelang Wanprestasi

FaseBerita.ID – Tahun 2020 lalu Kejaksaan Negeri Labuhanbatu melelang barang rampasan yang berkekuatan hukum tetap sebanyak 59 unit kendaraan bermotor dengan rincian sebanyak 56 sepeda motor dan 3 unit mobil.

Lelang online dengan pelaksana KPKNL Kisaran itu, Kejaksaan Negeri Labuhanbatu meraup hasil lelang dari barang rampasan tersebut sebesar Rp. 252.070.511,- yang kini menjadi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).

“Kita bekerja sama dengan KPKNL Kisaran untuk melaksanakan lelang, dan hasilnya kita berhasil menyumbangkan uang ke negara dua ratus juta lebih sebagai PNBP,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Labuhanbatu, Kumaedi, SH melalui Kasi Barang Bukti, Nahruddin Rambe, Kamis (7/1/2021) pagi.

Sementara itu dari sebanyak 59 unit kendaraan barang rampasan yang dilelang, hanya 57 unit saja yang laku terjual, sementara ada 2 unit kendaraan berstatus batal lelang.

“Ada 57 unit kenderaan yang terjual, jadi yang terbayar atau dilunasi oleh pemenang sebanyak 51 unit kendaraan,” sebut Nahruddin.

“Dari 51 unit kendaraan yang dilelang itu diantaranya ada 48 unit sepeda motor dan 3 unit mobil,” kata Nahruddin menambahkan.

Dalam pelaksanaannya ada sebanyak 6 unit kendaraan tidak terlelang yang ditenggarai ingkarnya peserta lelang atau pemenang lelang tidak melunasi objek lelang dengan batas waktu tertentu dan disebut wanprestasi.

Nahruddin mengatakan, nantinya 6 unit kendaraan yang tidak dilunasi oleh pemenang lelang itu akan dibawakan dalam lelang online selanjutnya di tahun 2021.

Nahruddin juga mengungkapkan, di tahun 2021 ini Kejaksaan Negeri Labuhanbatu kemungkinan akan melelang barang – barang rampasan yang berkekuatan hukum tetap itu dengan dua tahap.

“Jadi, 6 unit kendaraan lelang yang tidak dilunasi oleh pemenang lelang akan dibawakan di lelang selanjutnya, kemungkinan tahun ini ada dua tahap,” pungkasnya. (zas/fabe)

USI