News

45 Kursi DPRD Labuhanbatu akan Didominasi Wajah Baru

RANTAUPRAPAT, FaseBerita.ID – Sebanyak 45 kuota kursi Legislatif anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu periode 2019-2024 bakal didominasi wajah-wajah baru. Diperkirakan, dari 45 kursi tersebut akan diisi 30 orang wajah baru.

Informasi itu didapat melalui Keputusan rapat pleno terbuka Komisi Pemilihan Umum (KPU) Labuhanbatu No24/Pl.02.6-kpt/04/1210/KPU-Kab/V/2019 tentang Rekapitulasi Hasil penghitungan perolehan suara tingkat Kabupaten Labuhanbatu 2019, Sabtu (4/5) di aula KPU setempat.

Adapun wajah baru yang akan mengisi kursi Legislatif tersebut di antaranya, dari daerah pemilihan (Dapil) I meliputi Kecamatan Bilah Barat & Rantau Selatan, dari Partai Golkar calon legislatif (Caleg) terpilih adalah Poltak Marsada Rambe. Sedangkan, Meika Riyanti Siregar merupakan wajah lama.

Kemudian, dari partai Gerindra caleg Maysarah merupakan wajah baru. Dari Partai Nasdem Arzan Priadi Ritonga (wajah lama). Dan, PPP Siti Raudoh (wajah lama).Perindo Akhir Putra Samosir (wajah baru). PAN Khozali Nasution (wajah baru). Hanura Juraidah Harahap (wajah lama), PDIP Melisa Anggelina Hutabarat (wajah baru) dan PBB Rudi Syahputra (wajah baru).

Sementara, di Dapil II Kecamatan Rantau utara, dari partai Golkar Herianto Ritonga (wajah baru) sedangkan Truli Simanjuntak (wajah lama). Kemudian, partai Gerindra Dipa Topan (wajah lama) dan Sudin Satia Raja Harahap (wajah baru).

Selain itu, dari partai Hanura caleg Burhanuddin Harahap (wajah lama). PPP Siti Rohaya (wajah lama), Perindo Rivay Tambunan (wajah baru), PBB Zungkarnaen Harahap (wajah baru) dan PAN Mat noor Ritonga (wajah lama).
Di Dapil III Bilah Hilir dan Panai Hulu, Partai Golkar caleg terpilih Mbelin Juahta Tarigan (wajah baru). Sedangkan David Siregar (wajah lama). Kemudian partai Gerindra caleg Fauzi (wajah baru).

Sementara, PDIP Sujarwo (wajah baru), Nasdem Josman Sinaga (wajah baru), Perindo Indra Riady (wajah baru), PAN Juhartono (wajah baru), Hanura Nurjannah Ritonga, (wajah lama) dan PBB Ahmad Khairul (wajah baru).

Untuk Dapil IV kecamatan Panai Tengah dan Panai Hilir, dari Partai Golkar dua caleg terpilih Junaidi Nainggolan dan Parulian Manik (wajah baru) Partai Gerindra caleg Mas’ud (wajah baru). PKB Jaimar Nababan (wajah baru). PDIP Jismer Lumban Batu (wajah baru), Nasdem Syauqon Hilali Nur Ritonga (wajah baru) dan Hanura Enlanur Batubara (wajah baru).

Selanjutnya, Dapil V Kecamatan Bilah Hulu dan Pangkatan, dari Partai Golkar caleg terpilih Eko Ardiansyah Hasibuan (wajah baru) dan Lukman Hakim Siregar (wajah lama). Hanura Rudi Saragih (wajah baru), partai Gerindra Abdul Karim Hasibuan (wajah lama), partai Nasdem Arsyad Rangkuti (wajah lama).

Kemudian, PDIP caleg Saptono (wajah lama), PAN Ponimin (wajah baru) PPP Azmain (wajah lama), Perindo Sumiati Manurung (wajah baru) dan partai Berkarya Rat Evis Wesly Saragih (wajah baru).

Ketua KPU Labuhanbatu Wahyudi kepada wartawan mengatakan, hasil rapat pleno terbuka itu akan dihantarkan ke KPU Sumut. Guna menjalani tahapan proses rapat pleno di level provinsi.

Rapat pleno itu, kata Wahyudi, merupakan penetapan hasil perolehan parpol peserta Pemilu2019 dan caleg terpilih. Sedangkan, penetapan caleg terpilih, lanjutnya masih menunggu proses pengumuman secara nasional pada tanggal 22 Mei 2019.

“Ketika tidak ada ajuan keberatan dana gugatan ke Mahkamah Konstitusi, maka akan ditetapkan. Tapi, jika ada gugatan ke MK harus diselesaikan dulu melalui proses MK,” ujarnya.

Dalam rapat pleno terbuka itu, dihadiri seluruh saksi Calon Presiden dan Wakil Presiden, saksu partai politik (parpol), saksi Dewan Perwakilan Daerah (DPD) peserta Pemilu 2019.

Sementara, Ketua Bawaslu Labuhanbatu Makmur Munthe mengatakan apa yang dilakukan dalam rapat pleno terbuka adalah pelaksanaan Undang-Undang dan peraturan yang ada.

Meski demikian, kata Makmur, regulasi yang ada dalam pelaksanaan pemilu 2019, masih memiliki banyak celah pelanggaran yang sulit ditindaklanjuti. Baik laporan masyarakat maupun temuan dari peserta pemilu.

Misalnya, sekarang pemberi politik uang tidak kena jika tidak terdaftar sebagai tim sukses yang terdapat dalam SK yang didaftar ke KPU.

“Jika demikian Bawaslu tidak bisa melakukan penindakan,” tandasnya. (Bud)

USI