News

4 Tahapan Pilkada Madina Ditunda

FaseBerita.ID – Beberapa tahapan pelaksanaan Pilkada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) tahun 2020 akan ditunda seiring dengan penyebaran covid-19 atau virus Corona di berbagai daerah termasuk Kabupaten Madina.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Madina Fadillah Syarif SH kepada Metro Tabagsel, Kamis (26/3) mengatakan, dalam rangka menindaklanjuti surat keputusan KPU RI bernomor 179/PL.02-kpt/01/KPU/III/2020 tentang Penundaan Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2020 Dalam Upaya Pcncegahan Covid-19.

KPU Madina mengeluarkan surat keputusan bernomor 490/PL.02-kpt/1213/KPU-kab/III/2020 tentang penundaan tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020 dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19.

“KPU RI sudah mengeluarkan keputusan menunda tahapan Pilkada serentak tahun 2020. Dan, menindaklanjuti itu, KPU Madina juga sudah mengeluarkan keputusan tentang penundaan tahapan Pilkada Madina,” kata Syarif.

Ia menyebut, ada empat tahapan Pilkada Madina yang ditunda yakni, pertama, masa kerja Panitia Pemungutan Suara (PPS). Kedua, verifikasi syarat dukungan calon perseorangan. Ketiga, pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Terakhir penundaan pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih.

Saat disinggung, penundaan tersebut juga akan berdampak pada penundaan jadwal pemungutan suara yang awalnya dijadwalkan tanggal 23 September. Syarif mengaku belum bisa memastikan. Karena pihaknya masih menunggu informasi dan petunjuk dari KPU RI.

“Soal penundaan jadwal pemungutan suara sampai sekarang belum. Tapi, kami masih menunggu informasi dan petunjuk dari pimpinan (KPU RI),” ujarnya. (wan)

iklan usi