News

35 Pelaku Narkoba di Labuhanbatu Diringkus, 1 Ditembak

FaseBerita.ID – Sedikitnya 35 pelaku terkait dengan tindak pidana narkoba diringkus jajaran Polres Labuhanbatu terhitung sejak 1 hingga 21 Januari 2021.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan didampingi Kasat Narkoba, AKP Martualesi Sitepu di halaman Mapolres, Kamis (21/1) mengatakan, ke-35 pelaku itu terdiri dari 34 lelaki dan 1 perempuan. 22 orang masuk dalam kategori sebagai pengedar serta 13 orang diantaranya dalam kategori sebagai pemakai.

Dari 29 kasus dengan tersangka 35 orang tersebut, sambung Deni, polisi baik dari jajaran Polsek maupun Sat Narkoba Polres, disita barangbukti berupa sabu-sabu 89,30 gram, 2,30 gram ganja kering serta 0,68 gram ekstasi berbagai jenis. Atas perbuatan pelaku, 22 orang kategori pengedar dijerat dengan pasal 114 Sub 112 UU RI nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara, sedangkan dan pemakai dijerat dengan pasal 112,111 Sub 127 aturan yang sama dengan ancaman hukuman minimal empat tahun penjara.

Buronan Pemilik 28,89 Gram Sabu Didor Karena Melawan

Pelarian JS (33) warga Dusun Cinta Makmur, Desa Perbaungan, Kecamatan Bilahhulu, Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumut, berakhir di gubuk reot. Diapun akhirnya ditembak karena melakukan perlawanan ketika pengembangan.

Pria yang telah dua kali masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) tersebut, harus rela diringkus tim Satnarkoba Polres Labuhanbatu pada Kamis, 21 Januari 2021 sekira pukul 03.30 WIB di sekitaran Dusun Afd V, Desa Aek Rasi, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel).

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan didampingi Kasat Narkoba, AKP Martualesi Sitepu dalam paparannya, Kamis (21/1) mengatakan, dari JS pria yang masih lajang itu, polisi menyita sabu-sabu seberat 28,89 gram brutto.

Dari pengembangan terhadap pelaku sendiri, ujarnya, telah terdaftar dua kali sebagai buronan polisi dengan nomor : LP/1550/X/RES 4.2/2020 tanggal 15 Oktober dan LP/77/XII/RES 4.2/2020/RES LBH tanggal 30 Desember 2020.

Kronologis peringkusan terhadap JS yang telah dua kali DPO tersebut, berawal adanya laporan dari warga melalui media sosial bahwa terduga sedang berada disebuah lokasi samping rumah warga lainnya.

Setelah dipantau beberapa waktu, pria yang sering disapa Uya itupun segera ditangkap saat berada di sebuah gubuk. Kala itu, disita satu bungkus plastik klip berisikan sabu-sabu seberat 16,34 gram, sebuah handphone, timbangan elektrik, dua buah pipet plastik, satu alat hisap bong, sebuah mancis dan sebuah kaca pirex.

Selanjutnya dilakukan pengembangan dengan metode penggeledahan rumah JS. Disanapun kembali ditemukan satu bungkus kotak rokok yang berisikan sabu-sabu seberat 12,55 gram, empat buah kaca pirex, sepeda motor, uang tunai dan lainnya.

Dilanjutkan Kapolres Labuhanbatu, menurut JS, dia mendapatkan sabu-sabu dari seorang warga Buluh Cina, Kecamatan Bilah Hulu. Saat diperjalanan di dalam mobil, pelaku melakukan perlawanan dan mencoba merampas senjata api petugas. Tak ayal, kaki JS pun ditembak. (zas/esa)