News

3 Sekawan Miliki Narkoba Kompak Masuk Sel

FaseBerita.ID – Sat Res Narkoba Polres Tanjungbalai dalam penanganan tugas telah mengamankan 3 orang laki-laki atas kasus narkotika jenis sabu-sabu di Jalan Pinang Sebatang Lingkungan I Kelurahan Pematang Pasir Kecamatan Teluk Nibung Kotaota Tanjungbalai.

Adapun ke Tiga tersangka yang memiliki Narkotika jenis Shabu tersebut bernama Khairul Sirait alias Mahong, alamatnya Jalan Pinang Sebatang Lingkungan I Kelurahan Pematang Pasir Kecamatan Teluk Nibung dan Muhammad Rizki, serta Niko Candra warga Gang Tembok Kelurahan Perjuangan Kecamatan Teluk Nibung. Para tersangka tersebut diringkus pada hari Kamis tanggal 17 Desember 2020, sekitar pukul 19.30 Wib.

Petugas berhasil menemukan barang bukti berupa 11 bungkus plastik klip transpan berisi diduga narkotika jenis shabu dengan berat kotor 8,61 gram, 1 kotak rokok merk Club Mild, 1 unit timbangan elektrik warna hitam dan uang Rp105.000.

Kapolres Tanjungbalai melalui Kasat Narkoba AKP Zulfikar saat dikonfirmasi oleh awak media menjelaskan, penangkapan berdasarkan informasi dari masyarakat yang layak dipercaya, yang mengatakan bahwa di Jalan Pinang Sebatang. Lingkungan I Kelurahan Pematang Pasir Kecamatan Teluk Nibung Kota Tanjungbalai tepatnya didalam sebuah rumah ada 3 laki laki dengan ciri ciri yang sudah di informasikan yang memiliki narkotika jenis shabu.

“Atas informasi tersebut team Opsnal unit 1 Sat Res Narkoba yang dipimpin Aiptu Wariyono melakukan penyelidikan. Setelah dilakukan penyelidikan dan hasil lidik A1 maka personil langsung mendatangi tempat kejadian perkara dan melakukan penggerebekan di rumah dan melakukan penangkapan. Pada saat akan diamankan ketiga tersangka sedang berada di dalam kamar rumah tersebut,” katanya.

“Selanjutnya petugas menginterogasi tersangka dan tersangka menerangkan bahwa narkotika jenis Shabu tersebut adalah benar miliknya”.

Atas perbuatan tersangka tersebut maka mereka akan dijerat pasal yang dipersangkakan yaitu, Pasal 114 Ayat (2) sub 112 Ayat (2) YO Pasal 132 Ayat (1) UU No.35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun dan maksimal 20 tahun. (ck04/fabe)