News

3 Rumah Ludes Terbakar di Gunung Malela Simalungun

FaseBerita.ID – Tiga unit rumah semi permanen yang berada di Huta III Nagori Sahkuda Bayu, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut) Minggu (21/2) sekira pukul 11.30 WIB, ludes terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa di tengah hari itu, namun kerugian materi ditaksir mencapai Rp250 Juta.

Informasi dihimpun, pemilik ketiga rumah itu adalah Surya (34), Saniyem (70) dan Amin (50). Selain ketiga rumah itu, 2 rumah warga lainnya juga nyaris turut ludes terbakar, namun karena kesigapan warga, kedua itu pun dapat diselamatkan walau ada bagian bangunan rumah sempat terbakar dan rusak.

Menurut keterangan warga setempat kejadian itu diketahui, saat salah seorang korban keluar rumah melihat asap dan api dari dalam rumah salah seorang korban. Hal itu membuat korban langsung berteriak memberitahukan warga yang lain, sementara pemilik rumah sendiri sedang tidak berada di rumah.

Sementara korban dan warga lainnya begitu mendengar suara teriakan langsung ke luar rumah dan langsung berjibaku dengan alat seadanya berusaha memadamkan api. Namun sayang, upaya mereka ternyata bisa menyelamatkan rumah para korban, karena selain rumah semi permanen juga cuaca panas dan angin yang cukup kencang saat kejadian.

Tak lama berselang, mobil pemadam kebakaran dari perusahan swasta terdekat disusul Pemadam dari Pemko Pematangsiantar dan Pemkab Simalungun tiba di lokasi membantu pemadaman. Kini, ketiga rumah para korban sudah nyaris rata dengan tanah, dan bahkan isi dari rumah pun turut ludes terbakar.

Pangulu Sahkuda Bayu Suyatno saat dikonfirmasi awak media ini membenarkan kejadian yang menimpa warganya tersebut. Saat ini pihaknya bersama warga melakukan upaya memberikan bantuan semaksimal mungkin, dan melaporkan kejadian itu ke Pemkab Simalungun.

“Semua isinya ludes terbakar, tidak ada yang bisa diselamatkan. Hari ini Pemerintah Nagori Sahkuda Bayu bersama warga lainnya akan memberikan bantuan sembako kepada para korban. Sementara nantinya para korban akan tinggal sementara bersama keluarganya,” kata Suyatno. (adi/fabe)