News

25 Menit Diparkir, Kreta Raib

TAPTENG, FaseBerita.ID – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandan, Rabu (31/7/2019) lalu.

Hanya 25 menit setelah diparkir, sepedamotor yang ditunggangi Hasanuddin Siregar (23), warga Lingkungan 4 Kelurahan Pinangsori, Tapteng, raib digondol maling. Kondisi ini diduga juga karena kurangnya pengawasan dan keamanan parkir kendaraan bermotor di RSUD milik Pemkab Tapteng itu.

Hasanuddin Siregar (23) merupakan anak dari Hamzah Siregar (61), pasien rawat inap RSUD Pandan. Ia mengaku kehilangan sepedamotor sewaktu menjenguk ayahnya yang sedang dirawat di RSUD tersebut. Peristiwa itu diketahui saat ia hendak bergegas ke salah satu ATM di Kota Pandan, Rabu (31/7/2019) sore.

Namun saat hendak pergi, Honda Beat BB 4225 MS warna hitam les merah miliknya sudah tidak ada lagi di parkiran. “Saya kaget melihat sepedamotor saya sudah tidak ada di parkiran lagi. Padahal baru ditinggal sekitar 25 menit,” ujar Hasan, Minggu (4/8/2019).

Melihat sepeda motornya tidak ada lagi, Hasan langsung melapor kejadian tersebut kepada petugas Satpol PP yang bertugas. Oleh pihak Satpol PP, Hasan diarahkan menemui Direktur RSUD Pandan dr Indra Susilo. Kepada Hasan, dr Indra menegaskan jika urusan perparkiran merupakan urusan Dinas Perhubungan Pemkab Tapteng dan itupun hanya berlaku hinga sore hari.

“Kami sudah meminta ke Dishub agar pihak rumah sakit yang kelola, tapi tidak diberikan,” kata Hasan, menirukan perkataan dr Indra.

Tidak hanya kehilangan sepedator, pria muda yang berprofesi sebagai wiraswasta ini juga kehilangan uang, charger Hp dan STNK yang tersimpan di bagasi. Ia berharap, instansi terkait lebih meningkatkan pengawasan dan keamanan kendaraan bermotor yang parkir di RSUD Pandan.

“Saya tidak menuntut apa-apa. Hanya tolonglah agar bagaimana kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Masa rumah sakit sekelas RSUD Pandan tidak memiliki CCTV. Cukuplah saya saja yang menjadi korban, jangan ada lagi korban-korban berikutnya,” imbaunya.

Hingga berita ini dikirimkan, Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Tapten, Jonnedy Marbun, belum berhasil dikonfirmasi. Saat di kirimkan pesan singkat SMS, mantan Camat Kolang ini belum memberikan tanggapannya.(ztm)