News

21.331 Paket Sembako Disalurkan Masyarakat Madina

FaseBerita.ID – Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Pemerintah bersama DPRD Madina mulai menyalurkan paket sembako sebanyak 21.331 (dua puluh satu ribu tiga ratus tiga puluh satu) paket yang diperuntukkan bagi warga terkena dampak COVID-19 atau virus Corona.

Penerima paket sembako tersebut adalah warga miskin di luar dari penerima PKH dan Rastra. Bantuan sosial ini bersumber dari re-focusing atau penyesuaian anggaran APBD untuk penanganan COVID-19 yang sebelumnya telah dibahas di ruang paripurna DPRD Madina.

Penyaluran paket sembako ini melalui 40 orang anggota DPRD Madina. Masing-masing anggota dewan diberikan 500an paket sembako untuk disalurkan bagi masyarakat penerima di wilayahnya.

Adapun isi paket sembako yaitu beras 10 Kg, telur 1 papan, minyak goreng 1 liter, dan gula putih 1 kg.

Bupati Madina Drs Dahlan Hasan Nasution melalui Kabag Humas dan Protokol Wildan Nasution kepada wartawan, Rabu (29/4) mengatakan paket sembako tersebut sudah berada di gedung serba guna Desa Parbangunan, Panyabungan.

“Paketnya sudah standby. Jumlahnya semua 21.331 paket dan disalurkan melalui anggota dewan kepada masyarakat miskin yang terkena dampak COVID-19. Bantuan sosial ini bersumber dari re-focusing anggaran untuk penanganan virus Corona. Yang mana Rp12 miliar anggaran kita untuk penanganan Covid-19. Terdiri dari Rp 5 miliar untuk gugus tugas dan Rp 7 miliar untuk bantuan sosial kepada masyarakat,” terang Wildan.

Ditambahkan Kepala Dinas Sosial M Taufik Lubis bahwa penyaluran sembako ini adalah anggota DPRD Madina.

Setiap anggota dewan akan menyalurkan 500 paket sembako untuk dibagikan kepada masyarakat.

“Yang menyalurkan anggota dewan, harapan kita bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat kita yang terkena dampak sosial dan ekonomi akibat wabah virus Corona,” kata Taufik.

Terpisah, Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Madina menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Madina atas jaringan pengaman sosial dalam bentuk bantuan sosial yang mulai dibagikan kepada masyarakat.

“Kebijakan jaringan Pengaman Sosial melalui Bansos ini bersumber dari APBD yang penyalurannya melalui bantuan rekan-rekan anggota DPRD,” kata Sobir Lubis, anggota fraksi Partai Golkar DPRD Madina.

Fraksi Partai Golkar, kata Sobir, Mendorong Pemerintah agar kiranya mengeluarkan paket kebijakan penanganan dampak ekonomi melalui pemberdayaan UMKM dan koperasi. (wan)