News

2030 India akan Luncurkan Stasiun Luar Angkasa

FaseBerita.ID – India baru-baru ini menunjukkan kemajuannya di sektor penerbangan dan antariksa. Negeri Gangga itu berencana melakukan pendaratan di Bulan pada Juli mendatang. Berselang setelahnya, India mengumumkan siap meluncurkan stasiun luar angkasanya sendiri pada 2030 mendatang.

Dikutip dari NDTV via Mashable, Organisasi Penelitian Luar Angkasa India (ISRO) baru-baru ini mengungkapkan rencana untuk meluncurkan stasiun ruang angkasa sekitar 2030. Rincian lebih lanjut diharapkan akan muncul setelah misi manusia pertama India di ruang angkasa pada 2022.

Saat ini mereka mengaku tengah fokus pada misi pendaratan ke Bulan yang akan diluncurkan pada 15 Juli dengan pesawat ulak-alik yang disebut Chandrayaan-2. Jika semuanya berjalan sesuai rencana, India akan menjadi bagian dari klub yang sangat eksklusif. Terlepas dari negara-negara mitra yang terlibat dengan Stasiun Luar Angkasa Internasional, hanya Tiongkok, Rusia, dan Amerika Serikat (AS) yang mengoperasikan rumah orbital di ruang angkasa.

Kepala ISRO, K Sivan menyampaikan bahwa India akan memiliki stasiun ruang angkasa seberat 20 ton dan siap pada 2030. Stasiun ruang angkasa ini, kata Sivan kepada media, akan menjadi perpanjangan dari misi Gaganyaan.

“Kita harus mempertahankan program Gaganyaan setelah peluncuran misi luar angkasa manusia. Dalam konteks ini, India berencana untuk memiliki stasiun ruang angkasa sendiri,” ungkapnya.

NDTV melaporkan bahwa stasiun ruang angkasa itu akan berukuran kecil, ditempatkan di orbit 400 km di atas bumi, dan stasiun yang dapat menampung astronot dari misi Gaganyaan selama 15 hingga 20 hari. Modul ini akan digunakan untuk melakukan eksperimen gaya berat mikro. (jp)

USI