News

2 Pria Ditangkap saat Paketi Sabu

FaseBerita.ID – Polisi menangkap dua pria dari sebuah rumah kosong di Jalan Dolok Tolong, Kelurahan Huta Barangan, Kecamatan Sibolga Utara, Minggu (15/11) sekira pukul 22.30 WIB.

Dari tangan kedua pria berinisial PS (34) dan FS alias K (45) tersebut, polisi menyita barang bukti berupa sabu-sabu sebanyak 5 paket kecil, terbungkus plastik bening dengan berat 1,18 gram.

Kemudian, sebuah timbangan digital, 2 buah pisau lipat, sebuah korek api gas dan sebatang bambu kecil terpasang pipet plastik dengan bagian ujung runcing.

Keduanya pun dibawa ke Polres Sibolga guna pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil tes yang dilakukan, urine keduanya positif mengandung amphetamine.

“Keduanya merupakan warga setempat. Diamankan dari sebuah kamar kosong,” kata Kapolres Sibolga AKBP Triyadi dalam keterangan persnya melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin, Minggu (22/11) lalu.

Dari hasil pemeriksaan diketahui kalau keduanya sebelum ditangkap baru saja belanja sabu dari seseorang seharga Rp900.000.

Sabu tersebut rencananya akan mereka bagi menjadi paket-paket kecil untuk diedarkan kembali.

“Saat itu, PS sedang tidur-tiduran di kamar kosong itu. Datang adiknya membangunkan, mengatakan kalau FS datang. FS mengatakan, ayo beli Sabu biar kita putarkan (jual), biar ada uang rokok kita. Kemudian PS memberi uang sebanyak Rp400.000 kepada FS. Sementara dari FS sebanyak Rp500.000,” terangnya.

Setelah itu, FS pergi membeli Sabu. Sementara PS menunggu di rumah kosong tersebut.

Tak berapa lama kemudian, FS datang membawa sabu. Keduanya pun langsung berjibaku membagi sabu menjadi paket-paket kecil. Saat itulah mereka ditangkap polisi.

Dari data kepolisian, PS yang diketahui kesehariannya bekerja sebagai nelayan ternyata pernah dihukum sebanyak 2 kali di Lapas Tukka. Pertama pada tahun 2010, dalam kasus pencurian. Dihukum selama 1 tahun 2 bulan.

Kemudian, tahun 2016 juga dalam kasus yang sama, dihukum selama 2 tahun 4 bulan.

Sedangkan FS, ayah anak 3 ini pernah dihukum pada tahun 2012 di Lapas Tukka selama 1 bulan, dalam kasus penganiayaan.

Usai menjalani pemeriksaan, keduanya akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di RTP Polres Sibolga.(ts)

iklan usi