News

2 Pegawai RSUD Rantauprapat Nyabu di Lantai 4

FaseBerita.ID – Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu baru-baru ini mengamankan dua orang oknum pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat, Jalan KH Dewantara, Kel Sioldengan, Kec Rantau Selatan, Kab Labuhanbatu.

Kedua oknum pegawai itu yakni PJH (34) seorang Perawat dan AF (33) seorang honorer, warga Sirandorung, Kec Rantau Utara, Kab Labuhanbatu diamankan terkait keterlibatan mereka atas penyalahgunaan barang terlarang narkotika jenis sabu-sabu.

PJH dan AF diringkus tim Satresnarkoba Polres Labuhanbatu yang dipimpin oleh Kasat Narkoba, AKP Martualesi Sitepu, Kanit 2 IPDA Tito Alhafezt bersama sejumlah personil lainnya, Senin (4/1/2021) pukul 01.30 Wib saat hendak mengkonsumsi sabu – sabu di salah satu ruangan terletak di lantai 4 RSUD Rantauprapat.

Dalam operasi penangkapan itu, bersama kedua tersangka, Polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa 1 (satu) bungkus plastik klip transparan berisi narkotika jenis sabu seberat 0,06 gram netto, 1 (satu) bong (alat hisap sabu) lengkap dengan pipetnya, 1 (satu) plastik kaca pirek dengan kondisi bekas bakar dan diujungnya menggunakan pipet, 1 (satu) buah mancis menggunakan kompor dari jarum suntik dan 1 (satu) buah pipet berbentuk scop.

Dari hasil pemeriksaan, PJH dan AF mengaku memperoleh barang haram itu dari A warga Sioldengan, Kec. Rantau Selatan, yang saat penangkapan kedua tersangka tersebut telah dilakukan pengejaran terhadap A namun tidak ditemukan di rumahnya.

Sehingga, dari penangkapan kedua tersangka ini, Kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait asal kepemilikan sabu-sabu yang berhasil disita petugas.

Kedua tersangka juga mengaku telah berulangkali menggunakan sabu-sabu saat melakukan tugas malam, mereka beralasan, bahwa penggunaan sabu – sabu sebagai penambah tenaga agar tahan bergadang.

Kedua tersangka yakni PJH dan AF dipersangkakan melanggar pasal 114 ayat (1) subs pasal 112 ayat (1) JO pasal 132 ayat (1) dari UU RI No.35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (zas/fabe)

iklan usi