News

18 Jam Tersesat di Hutan, Dua Bocah Selamat: Ditemukan Lemas di Atas Bukit

TAPTENG, FaseBerita.ID – Pasangan suami istri Jetro Manullang dan Boru Halawa kini lega. Pasalnya dua anak mereka, masing-masing berusia enam dan empat tahun, sudah ditemukan pasca dinyatakan hilang sejak Sabtu (22/6/2019) sekira pukul 13.30 WIB lalu.

Adalah Yokvan Tridaya Manullang (6) dan adiknya Tri Wandes Manullang (4), warga Lingkungan VII Pagarbatu, Desa Togabasir, Kecamatan Pinang Sori, Tapanuli Tengah (Tapteng). Keduanya ditemukan pada Minggu (23/6/2019) sekira pukul 11.00 WIB. Saat ditemukan, kondisi keduanya sudah dalam keadaan lemas di dalam hutan.

Menurut beberapa warga yang ikut melakukan pencarian mengatakan, kedua bocah itu ditemukan sekitar tiga kilometer dari pondok di ladang karet orangtuanya. Yokvan dan Wandes ditemukan di puncak bukit pada ketinggian 60 derajat arah utara pondok.

“Di arah utara pondok yang ketinggiannya mencapai 60 derajat. Mereka ditemukan di puncak bukit yang cukup semak. Keduanya sudah lemas saat ditemukan,” ujar R Hutagalaung (33).

Pasca ditemukan setelah 18 jam dicari, kedua bocah langsung mendapatkan penanganan medis. Dokter yang menangani mengatakan bahwa kondisi kedua bocah dalam keadaan lemas dan trauma. Mereka butuh istirahat total. “Masih trauma dan lemas. Mereka masih lemas akibat kelelahan dan kurang makanan,” ungkap dr H Saragih.

Sebelumnya, Yokvan Tridaya Manullang dan Tri Wandes Manullang dinyatakan hilang pada saat kedua anak tersebut ditinggalkan oleh orangtuanya di pondok kebun yang terletak sekitar 2 kilometer dari Desa Togabasir.

Ibunya pergi menyadap getah ke kebun karet yang jaraknya berkisar satu kilometer dari pondok. Sementara Jetro Manullang, ayah kedua bocah, berangkat ke pasar Pinangsori untuk memasarkan getah, sekaligus berbelanja kebutuhan pokok sehari-hari.

Diduga, pasca kedua orangtuanya pergi, kedua bocah meninggalkan pondok untuk menyusul ibunya, namun tersesat di jalan. Saat ibunya kembali ke pondok sekira pukul 17.00 WIB, kedua bocah sudah tidak ada lagi. Br Halawa langsung melakukan pencarian di sekitar pondok, namun tidak menemukan buah hatinya itu.

Tak kunjung menemukan, kedua orangtua bocah melanjutkan pencarian bersamaan dengan warga, sembari melaporan peristiwa tersebut ke Polsek Pinangsori. Warga Desa Aek Bottar dan warga Desa Pagaran Honas yang merupakan desa tetangga juga dilibatkan guna mengintensifkan pencarian. (ztm)