News

14 Hari Menghilang Ditemukan Membusuk di Hari Ulang Tahun

ASAHAN, FaseBerita.ID – Bobby Candra (28) warga Bunut, Kecamatan Meranti Kisaran, Kabupaten Asahan menghilang selama 14 hari dari rumah.

Lalu ia kemudian ditemukan membusuk di sumur tua yang berkedalama sekitar 5 meter yang sudah lama ditinggal, Kamis (4/7/2019) sekitar pukul 08.00 WIB.

Informasi dihimpun, awalnya warga dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang sudah membusuk di dalam sumur tua di perkebunan karet PT Bakrie Sumatera Plantations (BSP) Tanah Raja IV yang berada di Dusun III, Desa Pulau Bandring, Kecamatan Pulau Bandring, Kabupaten Asahan, Kamis (4/7/2019).

Pertama kalinya, penemuan sosok mayat tersebut ditemukan salah satu pekerja PT. BSP bernama Wakijan sekitar pukul 06.30 WIB.

Hal itu dikatakan oleh Kusri Hariyati, seorang Kepala Dusun III, Desa Pulo Bandring. “Yang pertama kali tahu pak Wakijan, penderes karet di perkebunan ini. Terus dia lapor ke mandor besarnya, baru mandornya sampaikan ke saya,” kata Kusri di lokasi penemuan mayat.

Kusri juga menjelaskan awal dari penemuan mayat tersebut di saat Wakijan sedang menderes pohon karet. Disaat itu ia menghirup aroma yang tidak sedap dari dalam sumur.

“Dipastikan Pak Wakijan, di sumur tua itu ditemukannya lah sesosok mayat yang sudah membusuk,” bebernya.

Laporan itu, kemudian disampaikan Kusri kepada Kepala Desa Pulau Bandring untuk selanjutya melapor ke Polsek Kota Kisaran.

Hal itu dibenarkan Kapolsek Kota Kisaran Iptu Eddy Siswoyo didampingi Kanit Reskrim Ipda Arbin Rambe SH saat dikonfirmasi wartawan. Penemuan itu berawal dari kecurigaan salah satu pekerja di areal itu, kata Arbin Rambe.

“Siapa identitas jasad yang sudah hampir membusuk itu masih dalam lidik polisi. Namun menurut keterangan beberapa warga, mayat yang ada di dalam sumur itu adalah warga Bunut Barat yang berinisial BC,” ungkapnya.

Idzul, ayah korban saat berada di ruang forensik RSU Djasamen Saragih Pematangsiantar mengatakan, korban kesehariannya bekerja di salah satu perusahaan seluler.

“Tepat malam Jumat, empat belas hari yang lalu, Bobby Candra pergi dari rumah untuk nongkrong-nongkrong sama kawannya. Namun mulai malam itu Bobby Candra tidak pulang ke rumah,” kata Idzul.

Selanjutnya pihak keluarga melakukan pencarian. Namun Bobby tidak kunjung ditemukan. Hingga tiba pada Kamis (4/7/2019) pagi, tepat pada hari ulang tahun anak laki-laki satu-satunya, korban ditemukan oleh penderes karet.

“Dia ditemukan warga. Mungkin karena sudah tercium baunya. Dari situlah warga curiga dan melihat sumur tua itu. Dan dia ditemukan di sana,” jelasnya.

“Jarak rumah Bobby Candra dari tempat ia ngumpul-ngumpul berkisar sekitar 500 meter. Sedangkan jarak antara sumur tua tempat ia ditemukan sekitar 200 meter,” jelasnya lagi.

Ayah korban berharap semoga kasus ini akan segera diungkap sama pihak kepolisian. “Kami serahkan saja sama pihak kepolisian,” ujarnya.

Sementara itu, pihak forensik masih melakukan proses otopsi terhadap jenazah korban. (mag03/bay/pra)