News

1 Karyawan PT WP Positif Covid-19: Gugus Tugas Koordinasi dengan PT STTC

FaseBerita.ID – Pasien positif Covid-19 di wilayah Pematangsiantar makin bertambah. Hingga Senin (8/6) jumlah yang terpapar di kota ini sudah 34 orang dari sebelumnya 33 orang. Data terakhir sesuai hasil swab tes adalah seorang karyawan PT WP dan kini sedang dalam perawatan.

Yang positif tersebut adalah seorang perempuan warga Jalan Madura, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar. Dia dinyatakan positif SARS Corona Virus 2 (SARS Cov2) penyebab Covid-19, pasca hasil uji swab dengan metode PCR-nya keluar.

Tim Gugus Kota Siantar Daniel Siregar menyatakan bahwa seorang wanita berusia 47 tahun itu adalah karyawan STTC yang tinggal di Jalan Madura dan dinyatakan positif Covid-19.

Hasil swab tesnya keluar pada hari minggu. Dan sejumlah warga di kediamannya telah dilakukan Rapid test.

Daniel Siregar menambahkan bahwa wanita tersebut telah menjalani perawatan di RSU Djasamen Saragih Pematangsiantar.

“Kataya karyawan STTC yang bekerja di Jalan Palangka Raya,” ujar Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Siantar, Daniel Siregar melalui telepon selulernya, Selasa (09/06/2020).

Terkait positifnya warga tersebut, lanjut Daniel Siregar, pihaknya sedang melakukan rapid tes terhadap keluarga dan warga sekitar pasien.

Langkah selanjutnya, tambahnya, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak PT STTC. Pihaknya akan mencari tahu sama siapa pasien tersebut kontak erat. Dalam hal ini, kontak erat pasien positif dengan karyawan PT STTC lainnya.

Kemudian, setelah tracking dilakukan, tim gugus akan melakukan rapid tes terhadap karyawan PT STTC yang melakukan kontak erat dengan pasien positif dimaksud.

“Sudah kordinasi ke STTC. Akan dicari beberapa orang sama siapa korban berhubungan atau kontak erat. Setelah itu nanti akan dilakukan rapid tes,” ucap Daniel Siregar.

Terkait riwayat perjalanan pasien positif tersebut, dia belum menerima data informasi lengkap tentang hal itu. Data itu nanti akan disampaikan kepadanya, bersamaan dengan data hasil rapid tes. “Dirangkumlah semuanya,” ungkapnya.

Sementara itu, Humas PT STTC Herdi menyebutkan bahwa wanita tersebut sudah tidak bekerja lagi sejak tanggal 21 Mei 2020 dan dia bukanlah karyawan STTC melainkan karyawan PT WP.

Namun, pada tanggal 29 atau 30 Mei 2020, pihaknya menerima informasi, kalau karyawan tersebut masuk rumah sakit.

“Bukan STTC ya, tapi PT WP,” kata Herdi tanpa menyebut bahwa PT WP tersebut bergerak di bidang apa.

Ia juga mengatakan, hingga saat ini, operasional perusahaan STTC tetap berjalan normal dan semua karyawan juga sehat. (pra/fi)