News

1 Juli, Asahan Belum Ada Perbup New Normal

FaseBerita.ID – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTPP) Covid-19 saat ini belum membolehkan digelarnya aktifitas keramaian di masyarakat. Meski Kapolri telah mencabut maklumat soal larangan keramaian dan pemerintah telah menggaungkan penerapan New Normal 1 Juli.

Masyarakat Kabupaten Asahan yang ingin menggelar pesta hajatan pernikahan diminta untuk menahan diri meski surat edaran pencabutan izin keramaian dari Kapolri telah ditarik. Hal itu, dikarenakan sampai saat ini belum turunnya Peraturan Bupati (Perbup) tatanan kehidupan normal baru (New Normal) di Kabupaten Asahan.

Demikian disampaikan oleh Rahmat Hidayat Siregar selaku juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTPP) Covid-19 saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (1/7).

“Belum belum bisa gelar keramaian. Kita kan ini masih menunggu aturannya dulu dari provinsi, nanti ada Pergub. Nah, kalau pergubnya sudah ada itulah yang bakal kita sesuaikan dengan kondisi di Asahan untuk disusun peraturannya jadi Perbup,” jelas Hidayat.

Meski demikian, jelas Hidayat pihaknya telah jauh-jauh hari mensosialisasikan aturan new normal di masyarakat dengan berbagai bentuk media komunikasi yang ada di TGTPP.

“Intinya kita nunggu peraturan bupati, tapi sudah digodok. Kalau sudah turun nanti aturan Gubernur barulah diberlakukan peraturan bupatinya,” jelas Hidayat.

Gaung  penerapan tatanan kehidupan normal baru (new normal) 1 Juli, seakan memberikan harapan bagi masyarakat untuk bergeliatnya kembali aktifitas ekonomi pasca hantaman pandemi Covid-19 sejak beberapa bulan terakhir. Ramai masyarakat mempertanyakan pembolehan aktifitas keramaian seperti pesta pernikahan hajatan warga di ruang-ruang sosial apalagi telah dicabutnya maklumat Kapolri soal ijin keramaian.

Salah satunya postingan akun facebook Wiludi Boy yang juga merupakan Kepala Desa Ledong Barat di Kecamatan Aek Ledong. Postingan statusnya terkait pembolehan aktifitas keramaian seperti pesta hajatan pernikahan dan sebagainya ramai dibagikan.

“Selamat malam rekan Kepala Desa Wil hukum Polsek Pulau Raja, memberitahukan bahwa di wilayah kita sudah dapat melaksanakan perayaan, pesta, hajatan dengan ketentuan mempedomani protokol kesehatan. Perihal izin hiburan yang kita akan berikan/ keluarkan dengan syarat yang  punya hajatan tetap membuat pernyataan siap mengikuti protokol kesehatan. Demikian untuk maklum,” tulisnya dan hingga Rabu 1 Juli 2020 pukul 12.00 WIB telah 116 kali dibagikan. (per/rah)