News

1.108 Nakes Tanjungbalai Terima Vaksin Pertama

FaseBerita.ID – Sebanyak 1.108 tenaga kesehatan (nakes) Kota Tanjungbalai akan menerima vaksin sinovac tahap pertama, Kamis (4/1). Untuk tahap pertama disiapkan 2.240 vial vaksin untuk Kota Tanjungbalai.

Hal tersebut terungkap saat rapat koordinasi penjemputan vaksin sinovac di Aula Thamrin Munthe, Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Selasa sore (2/2).

Rapat yang dipimpin Seketaris Daerah Kota Tanjungbalai Yusmada, dihadiri Forkopimda Tanjungbalai, Danlanal TBA Letkol Laut (P) Robinson Hendrik Etwiory, mewakili Dandim 0208/AS Pabung Mayor Inf Indra Bakti, Wakapolres Tanjungbalai Kompol Jumanto, mewakili Kajari Kota Tanjungbalai Kasi Intel Dedy Saragih, Ketua Pengadilan Negeri Tanjungbalai Salomo Ginting, Ketua Pengadilan Agama Drs Abdul Rauf, anggota DPRD Tanjungbalai Eriston Sihaloho, Asisten Pemerintahan II Nurmalini, Kadis Kesehatan serta para tenaga medis sebanyak 15 orang sebagai tim penjemputan vaksin.

Sekdakot Tanjungbalai Yusmada menyampaikan, Vaksin Covid-19 akan dilakukan penjemputan pada hari Rabu tanggal 3 Februari 2021 di Medan. Sebelumnya, Pemkot Tanjungbalai melalui Dinas Kesehatan telah melaksanakan sosialisasi pelaksanaan vaksinasi beberapa waktu yang lalu kepada masyarakat dengan menghadirkan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan OPD terkait.

Pelaksanaan Vaksinasi akan dilaksanakan pada kamis (4/2/2021) kepada 1.108 orang tenaga kesehatan dan selebihnya untuk masyarakat.

Sementara itu, Kabid P2P Dinas Kesehatan Kota Tanjungbalai, Yadi Hariyanto dalam eksposnya menyampaikan, Rabu (3/2) pukul 17.00 Wib tim akan ke Medan untuk menjemput 2.240 vial vaksin covid-19 di Dinas Kesehatan Provinsi Sumut dan rumah Gubernur Sumatera Utara. Pada hari Kamis (4/2) sekitar pukul 08.00 Wib vaksin tiba di pendopo rumah dinas Wali Kota Tanjungbalai.

Kadis Kesehatan Tanjungbalai, Burhanuddin Harahap menyampaikan setibanya di Tanjungbalai, vaksin terlebih dahulu dibawa ke rumah dinas Wali Kota. Pelaksanaan penyuntikan vaksin akan dilakukan secara simbolis untuk 10 orang penerima dan selanjutnya diserahkan ke seluruh Puskesmas di Tanjungbalai.

Khusus penyuntikan vaksin pada hari pertama akan dilakukan khusus untuk Forkopimda Tanjungbalai yang diawali oleh Wali Kota Tanjungbalai. Selama pelaksanaan vaksinasi tersebut akan didukung oleh 10 petugas vaksinator.
Wakapolres Tanjungbalai, Kompol Jumanto menyampaikan dalam mendukung pelaksanaan vaksinasi, pihaknya wajib melakukan pengawalan mulai penjemputan vaksin Covid-19.

Danlanal TBA, Letkol Laut (P) Robinson Hendrik Etwiory juga menyampaikan mendukung pengawalan penjemputan vaksin dari Medan sampai ke Tanjungbalai, agar jangan sampai terjadi hal hal yang tidak diinginkan saat pelaksanaannya sehingga sebagaimana harapan kita bersama vaksinasi berjalan lancar dan benar benar dimanfaatkan untuk masyarakat Tanjungbalai.

Mewakili vaksinator covid-19 Kota Tanjungbalai, dr Johan Siregar menyampaikan sebelum dilakukan vaksinasi terlebih dahulu akan para penerima vaksin akan mengikuti screening covid-19 untuk menimalisir terjadinya resiko.

Untuk orang yang pernah terjangkit covid, daya tahan tubuh akan bertahan selama 6 bulan sehingga vaksinasi dapat dilakukan setelah masa terjangkitnya sudah mencapai 6 bulan. Terkait efek samping setelah mendapatkan suntikan vaksin ada, salah satunya menimbulkan alergi. Untuk hal ini sudah disiapkan antibiotik untuk mengatasi alergi vaksin setelah disuntik. (CK2/fabe)