Lipsus

Kesempatan Coblos Tim PSM Makassar Terlewatkan saat Melawat ke Filipina

Bahkan, manajemen PSM sebelumnya juga sudah berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk memberitahukan hal tersebut. “Manila satu-satunya kota di Filipina tempat bagi WNI yang punya suara bisa mencoblos. Tapi, ya bagaimana,” ucap Guy, kecewa.

Minggu lalu itu pencoblosan untuk para WNI yang tinggal di luar Indonesia memang serentak dihelat. Menurut Sulaiman Karim, media officer PSM, ketika transit di Bandara Manila, pihaknya sudah bersiap-siap melakukan pencoblosan. Sebab, di Bacolod, kota tujuan mereka, tak ada tempat pemungutan suara.

Kabar yang dia dengar sebelumnya, ada perwakilan resmi yang akan datang untuk memberikan surat suara kepada mereka. Namun, hingga ada pemanggilan untuk melanjutkan perjalanan menuju Kota Bacolod, tidak ada satu pun perwakilan yang hadir.

Sementara itu, waktu transit lumayan mepet. Hanya dua jam. “Tidak bisa keluar dari bandara, risiko. Jadi, sekali lagi, kami sudah persiapkan untuk mencoblos, tapi situasinya seperti ini,” ucap Sule, sapaan Sulaiman.

Kiper PSM Rivky Mokodompit sama kecewanya dengan Guy. Apalagi, dia tahu antusiasme masyarakat, termasuk para WNI di luar negeri, untuk menyambut pemilu yang di Indonesia dihelat pada 17 April itu.

Jadilah tiap kali ada yang mengucapkan kedua paslon, Jokowi-KH Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, dia cuma bisa menelan ludah. “Ya kecewa, tidak bisa berikan suara saya tahun ini,” ujar dia.



Pascasarjana

Unefa
Laman sebelumnya 1 2 3Laman berikutnya
Back to top button